CILEGON – Musibah terjadi di perairan Merak, Banten, ketika sebuah perahu pemancing terbalik akibat dihantam ombak besar. Peristiwa nahas ini menyebabkan dua orang pemancing meninggal dunia, sementara satu orang lainnya berhasil selamat.
Perahu yang membawa tiga orang pemancing tersebut dilaporkan berangkat dari Tanjung Peni, Cilegon, pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Tragedi terjadi saat perahu berada di dekat Pulau Tempurung, Merak, dan tiba-tiba dihantam ombak yang kuat hingga terbalik.
Menurut Kasubsi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, para korban sempat berusaha mengapung selama kurang lebih 1 jam 30 menit setelah perahu mereka terbalik. “Dua korban meninggal dunia dibawa oleh kapal nelayan menuju Pantai Mabak dan satu korban selamat,” ujar Rizky Dwianto pada Senin (26/10/2026).
Korban selamat pertama kali ditemukan oleh penumpang KMP SMS Sagita yang sedang melintas. Setelah menerima laporan, nahkoda kapal tersebut segera melakukan manuver untuk melakukan evakuasi. “Pukul 15.20 WIB, salah satu penumpang kapal SMS Sagita melihat korban mengapung di sekitar Pulau Tempurung. Kapal melakukan manuver untuk melakukan pengecekan dan evakuasi menggunakan ring buoy,” jelasnya.
Korban selamat berhasil dievakuasi ke atas kapal Sagita dan dibawa menuju Pelabuhan Merak untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut di Puskesmas Pulomerak. Sementara itu, kedua korban tewas dibawa oleh kapal nelayan ke Pantai Mabak sebelum akhirnya jenazah mereka dibawa ke RSUD Cilegon untuk proses identifikasi lebih lanjut.