Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan keterbukaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk berkolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam upaya penanganan masalah lingkungan di Ibu Kota. Salah satu fokus utama yang diusulkan adalah kegiatan pembersihan sungai-sungai di Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan Pramono saat menghadiri acara pengukuhan pengurus DPW 234 Solidarity Community (234 SC) DKI Jakarta yang diselenggarakan di Balai Kota Jakarta pada Selasa (20/10/2026). Ia menyambut baik semangat solidaritas dan gotong royong yang ditunjukkan oleh ormas, menilai nilai-nilai tersebut dapat menjadi modal kuat untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada di Jakarta.
“Sekali lagi, Pemerintah DKI Jakarta terbuka bagi Alvin dan teman-teman sekalian untuk bekerja sama,” ujar Pramono, menegaskan kesiapan Pemprov DKI untuk menjalin kerja sama dengan ormas dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Pramono juga menyinggung tawaran dari Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, yang menyatakan kesediaan ormasnya untuk berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih sungai di Jakarta. Menurut Pramono, kolaborasi semacam ini sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan lingkungan yang kompleks di Ibu Kota.
“Tadi, Mas Japto juga menawarkan kerja sama untuk bersih-bersih sungai di Jakarta,” tambahnya. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan ormas dapat terus diperkuat demi memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh warga Jakarta.
“Saya bersyukur bahwa kebersamaan ini yang membuat kita menjadi semakin kuat,” kata Pramono. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas, gotong royong, dan kepedulian dalam setiap organisasi, serta menyoroti kedisiplinan dan transparansi sebagai kunci membangun kepercayaan publik.
Sebagai contoh penerapan budaya kerja, Pramono menyebutkan pembiasaan rapat dan kegiatan pemerintahan di Balai Kota yang dimulai tepat waktu. “Begitu saya menjadi gubernur, dulu yang namanya rapat itu nggak pernah on time. Saya memulai segala sesuatu di Balai Kota dengan tepat waktu,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW 234 SC DKI Jakarta, Alvin Febryan, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti pesan Gubernur mengenai pentingnya kolaborasi dan sinergi. Ia menyebutkan bahwa salah satu rencana yang sedang dikaji adalah kegiatan pembersihan kali yang akan melibatkan berbagai ormas, termasuk Forum Betawi Rempug (FBR), Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), dan Pemuda Pancasila.
“Tadi pesan-pesan dari Pak Gubernur adalah kita harus terus berkolaborasi, bersinergi untuk berdampak ke masyarakat. Hal itu juga disampaikan oleh Ketua Umum Pemuda Pancasila, Pak Japto,” jelas Alvin. Rencana ini akan dikaji lebih lanjut bersama pemerintah daerah.
Selain fokus pada isu lingkungan, 234 SC DKI Jakarta juga berencana meluncurkan berbagai program sosial, seperti pembangunan klinik, penyediaan ambulans gratis, dan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu. Program pendidikan ini ditujukan untuk menjangkau anak-anak yang membutuhkan akses belajar, termasuk mereka yang tinggal di kawasan kumuh, dengan guru-guru yang berasal dari relawan 234 SC DKI Jakarta.
Di bidang kepemudaan, Alvin berencana menggelar kompetisi tinju tingkat DKI Jakarta. Tujuannya adalah untuk mendorong generasi muda menyalurkan energi positif melalui kegiatan seperti tinju dan seni bela diri campuran (MMA), sekaligus menjadi upaya pencegahan tawuran.