Ojol Babak Belur Dianiaya Jukir di Kalibata, Polisi Lakukan Penyelidikan

JAKARTA – Wajah seorang pengemudi ojek online (ojol) terlihat luka-luka dalam sebuah video yang beredar. Penganiayaan ini diduga dilakukan oleh juru parkir (jukir) liar di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Peristiwa ini dipicu oleh persoalan parkir liar.

Menurut narasi yang beredar, insiden ini terjadi pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban awalnya hanya memarkirkan motornya selama kurang lebih dua menit. Namun, seorang juru parkir liar kemudian menghampiri dan meminta uang parkir. Karena korban tidak memiliki uang tunai, motornya dihadang dan dilarang keluar dari area parkir.

Terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku. Akibatnya, korban dianiaya oleh tiga orang yang berada di lokasi tersebut. Merasa dirugikan, korban kemudian membuat laporan polisi di Polsek Pancoran.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa pelaku penganiayaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. “Sudah buat LP di polsek, pelaku masih dalam lidik,” ujar Kompol Suminto saat dihubungi wartawan pada Selasa (20/10).

Suminto menjelaskan bahwa korban mulanya datang untuk mengantarkan barang ke sebuah apartemen. Setelah kembali, korban dimintai uang parkir sebesar Rp 2.000. Terjadi perselisihan mulut yang berujung pada pemukulan terhadap korban. “Korban mengantarkan barang ke dalam, setelah kembali dimintakan uang parkir Rp 2.000. Kemudian cekcok mulut dan korban dipukul oleh terlapor memar di kepala,” jelasnya.

Tinggalkan komentar