Genangan air setinggi 20 hingga 40 cm sempat melanda Jalan Keadilan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, pada malam hari. Kondisi ini menyebabkan sejumlah pengendara motor mengalami mogok.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, genangan tersebut muncul tanpa adanya curah hujan. Beberapa motor dilaporkan mogok setelah mencoba melintas di area yang tergenang.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Rizwannur Rahim, menjelaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan pengecekan ke lokasi. Ia merinci ada dua faktor utama yang menyebabkan terjadinya luapan air tersebut.
“Terkait genangan atau banjir di Jalan Keadilan, Rangkapan Jaya, Dinas PUPR (Bidang SDA) sudah menindaklanjuti dan melakukan pengecekan ke lokasi. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan kami, luapan air tersebut disebabkan oleh dua faktor utama,” ujar Rizwannur saat dihubungi wartawan, Jumat (23/10/2026).
Faktor pertama adalah adanya sumbatan sampah yang menumpuk dan menghambat aliran air menuju gorong-gorong.
“Sumbatan sampah terdapat penumpukan sampah yang menyumbat aliran air pada gorong-gorong (decker) dan jembatan di sepanjang trase Jalan Keadilan,” ungkapnya.
Selanjutnya, faktor kedua berkaitan dengan debit air. Ditemukan adanya tindakan pembukaan paksa pintu air oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan masuknya debit air berlebih.
“Ditemukan adanya tindakan pembukaan paksa pintu air cabang barat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini mengakibatkan debit air yang masuk menjadi berlebih, tidak terkendali, dan akhirnya meluap,” jelasnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim Satgas SDA telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air agar kembali lancar. Pintu air cabang barat juga telah ditutup kembali.
“Untuk penanganannya, Tim Satgas SDA sudah di kerahkan ke lokasi guna melakukan pembersihan sampah yang menyumbat agar aliran air kembali lancar. Penutupan kembali pada pintu air cabang barat tersebut,” tutupnya.