Kapal KMP Batumandi Terbakar di Selat Sunda, Menhub Minta Investigasi Tuntas

Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi mengalami insiden kebakaran di perairan Selat Sunda, dekat Pelabuhan Merak, Banten. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah menginstruksikan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi mendalam guna mengetahui penyebab pasti terbakarnya kapal tersebut.

Instruksi ini disampaikan Budi Karya Sumadi setelah melakukan pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/10/2026). Ia memastikan bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban jiwa.

“Bahwa terkait dengan kecelakaan kemarin sore dan menjelang malam, itu alhamdulillah bahwa seluruh penumpang dan juga awak kapal bisa dievakuasi dengan segera dan alhamdulillah juga tidak ada yang korban jiwa,” ujar Budi Karya Sumadi kepada wartawan.

Terkait penyebab kebakaran, Menhub telah berkoordinasi langsung dengan Kapolri dan KNKT untuk proses investigasi lebih lanjut. “Dan penyebabnya itu, tadi kami sudah menyampaikan kepada Pak Kapolri, kiranya perlu untuk didalami lebih dalam lagi terkait untuk investigasinya,” tuturnya.

Selain itu, Budi Karya Sumadi juga meminta KNKT untuk memeriksa seluruh aspek yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut. “Dan juga kepada KNKT, seluruh aspek kami menyampaikan mohon untuk dilihat, baik teknis maupun non-teknis terkait dengan kecelakaan tersebut,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan jajaran Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolair) untuk membantu proses penyelidikan terbakarnya KMP Batumandi. “Jadi tadi kami sudah diskusikan juga terkait masalah kecelakaan yang senantiasa terjadi di laut. Yang terakhir kemarin di Banten. Ini tentunya menjadi concern kita,” ungkapnya.

Penyelidikan akan difokuskan untuk memastikan faktor penyebab peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan. “Kita Polri, kita Korpolair nanti akan juga turun untuk membantu penyelidikan, apakah ini terjadi karena faktor-faktor teknis atau ada nonteknis, ya. Sehingga kita betul-betul bisa melihat lebih jauh lagi,” jelas Jenderal Sigit.

Kapolri juga tidak menutup kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut. “Karena tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang ingin sengaja gitu kan melakukan sebuah upaya-upaya yang tidak baik, ya. Tapi ini perlu pendalaman, ya. Sehingga kita akan terus bekerja sama dengan jajaran Kemenhub,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar