Gubernur DKI Jakarta Bentuk Tim Investigasi Sindikat Copet di Halte TransJ Kampung Melayu

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah memerintahkan pembentukan tim investigasi menyusul beredarnya informasi mengenai dugaan sindikat pencopetan yang beraksi di Halte Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur. Informasi tersebut menjadi viral di media sosial.

Unggahan yang memicu perhatian ini berisi peringatan dari seorang warga kepada para penumpang Transjakarta agar meningkatkan kewaspadaan terhadap komplotan copet di Halte Kampung Melayu. Penulis unggahan secara khusus mengingatkan para penumpang, terutama laki-laki yang mengenakan tas ransel, untuk berhati-hati saat berada di dalam moda transportasi massal tersebut.

Disebutkan dalam unggahan tersebut adanya dugaan pelaku pencopetan yang beroperasi secara berkelompok di tengah situasi penumpang yang padat. Penulis juga menyarankan agar penumpang tidak menyimpan ponsel di saku celana ketika berada di tengah keramaian. Disarankan pula agar penumpang memegang erat barang berharga atau menempatkan tas di bagian depan tubuh untuk memudahkan pengawasan. Unggahan serupa juga mendapatkan banyak respons dan peringatan dari warganet lainnya.

Menanggapi kabar yang beredar, Pramono Anung menyatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Yang Kampung Melayu, untuk sindikat pencopetan saya segera turunkan tim untuk itu,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta.

Tinggalkan komentar