JAKARTA – Beredar situs palsu yang mengatasnamakan detikcom dan memuat informasi bohong atau hoaks mengenai Chairman CT Corp, Chairul Tanjung. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap kiriman tautan situs palsu tersebut.
Situs abal-abal itu menampilkan tata letak yang menyerupai salah satu kanal di detikcom. Lebih lanjut, situs tersebut menyertakan foto kolase hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang menampilkan Chairul Tanjung bersama mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Informasi yang disajikan situs palsu itu berisi kabar bohong mengenai serangan terhadap Chairul Tanjung yang dikabarkan menyebabkan beliau dilarikan ke rumah sakit. Situs tersebut juga memuat isi wawancara palsu Chairul Tanjung yang berisi ajakan untuk berinvestasi pada suatu platform.
Seluruh informasi yang disajikan, termasuk saran investasi tersebut, adalah hoaks. Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi apa pun yang mencatut nama Chairul Tanjung maupun perusahaan yang terafiliasi dengan CT Corp.
Fenomena penyalahgunaan teknologi AI untuk melakukan penipuan finansial dengan mencatut nama tokoh publik, pejabat, serta pengusaha ternama memang tengah marak terjadi di Indonesia. Kemajuan teknologi deepfake memungkinkan para pelaku kejahatan memanipulasi aset visual dan audio dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi, sehingga membuat modus penipuan berkedok investasi ini semakin canggih.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu bersikap kritis dan melakukan verifikasi ulang atau cross-check terhadap setiap informasi yang beredar di internet. Apabila menemukan video, iklan, atau tautan yang mencurigakan dan menjanjikan imbal hasil yang tidak masuk akal, publik disarankan untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib.