Suami Siri Pembunuh Istri dan Anak di Madiun Sempat Ikut Lapor Hilang

MADIUN – Dwi Bagus, pelaku pembunuhan terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4), di Madiun, ternyata sempat ikut melaporkan kedua korban hilang ke polisi. Laporan tersebut dibuat bersama keluarga korban, yang membuat kedua korban sempat dipercaya hilang selama kurang lebih satu bulan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan bahwa laporan kehilangan itu membuat pihak kepolisian sempat meyakini kedua korban benar-benar hilang. “Jadi pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor ya mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan. Jadi selama satu bulan ya itu memang tadinya dipercayai bahwa hilang,” ujar Jumhur di Mapolda Jatim, Senin (26/10/2026).

Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jatim menemukan sejumlah kejanggalan. Kejanggalan inilah yang akhirnya mengungkap kasus tersebut sebagai tindakan pembunuhan.

Menurut penjelasan Jumhur, kedua korban diduga dibunuh oleh pelaku setelah terjadi pertengkaran di sebuah hotel di wilayah Kota Madiun. Dini Hardiyanti diduga dicekik di dalam hotel, sementara anaknya, Arshaka, dicekik di dalam mobil.

Pelaku berhasil ditangkap oleh polisi di wilayah Kota Jombang pada Minggu (25/10/2026) malam. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik Polda Jatim masih terus mendalami rangkaian kejadian dalam kasus ini, termasuk lokasi pasti eksekusi dan tempat pembuangan jasad korban. Polisi juga sedang mendalami dugaan cara pelaku menghilangkan jejak pembunuhan agar tidak terdeteksi.

“Hari ini kita interogasi sebentar, kita kembangkan pengakuan-pengakuan tersangka terkait persembunyiannya, terkait eksekusinya, terkait pembuangannya,” ungkap Jumhur.

Berdasarkan pengakuan sementara dari pelaku, ia melakukan pembunuhan tersebut seorang diri. Meskipun demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang mungkin terlibat dalam kasus tragis ini dan masih terus melakukan pendalaman.

Tinggalkan komentar