WONOGIRI – Mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Kompol Aditia Mulya Ramdhani, meninggal dunia pada hari ini, Senin (26/10/2026) pukul 03.00 WIB. Almarhum telah menjalani perawatan dalam kondisi koma selama tujuh tahun setelah menjadi korban pengeroyokan saat berupaya melerai bentrok antar kelompok pesilat pada tahun 2019.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Yuliyanto mengonfirmasi kabar duka tersebut. “Benar (Kompol Aditia) meninggal hari ini pukul 03.00 WIB. Sejak peristiwa 2019 itu beliau koma,” ujar Yuliyanto melalui pesan WhatsApp.
Jenazah Kompol Aditia rencananya akan dimakamkan di TPU Tegal Binangun, Klaten pada sore hari ini. Peristiwa nahas yang menimpa almarhum terjadi pada 9 Mei 2019, saat Aditia masih berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Ia mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit setelah berusaha mengamankan tawuran antarkelompok di Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, pada tengah malam.
Saat kejadian, Aditia yang sedang melakukan pengamanan tidak mengenakan seragam dan terpisah dari rekan polisi lainnya. “Iya (menjadi korban pengeroyokan). Saat ini beliau (Kasat Reskrim) dirawat intensif di Rumah Sakit Dr Oen Solobaru,” kata Kasubbag Humas Polres Wonogiri Iptu Suwondo pada Kamis (9/5/2019).
Menurut Yuliyanto, almarhum telah menjalani berbagai pengobatan di Semarang, Jakarta, hingga Singapura, namun kondisinya tetap koma. Mewakili Polda Jateng, Yuliyanto menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhum. “Kami dari Polda Jateng merasa kehilangan, semoga beliau husnul khotimah, dan kami berharap tidak ada lagi peristiwa perkelahian massal yang dilakukan oleh perguruan pencak silat yang merugikan pihak di luar perguruan pencak silat maupun pihak perguruan juga,” imbuhnya.