JAKARTA – Bank Jateng menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penarikan investasi di wilayah Jawa Tengah. Dukungan ini akan difokuskan pada beberapa lini strategis untuk memperkuat ekosistem investasi di provinsi tersebut.
Direktur Bisnis Dana Jasa dan UMKM Bank Jateng, Ana Kusumarita, menyampaikan bahwa banknya sangat mendukung inisiatif pemerintah provinsi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kami dari Bank Jateng tentu sangat mendukung terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang ada di Jawa Tengah, apalagi pemilik kami adalah Pak Gubernur,” ujar Ana dalam sebuah kesempatan.
Pernyataan ini disampaikan usai Ana mendengarkan paparan dari para pembicara dalam acara detikJateng-detikJogja Awards 2026. Para pembicara tersebut antara lain Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan, dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto. Acara ini dilaksanakan di Nusantara Ballroom, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
Ana menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Luthfi, para kepala daerah berperan sebagai marketing investasi. “Demikian pula dengan peran kami sebagai Bank Jateng untuk bisa mendukung itu,” katanya. Dukungan Bank Jateng diarahkan pada empat aspek utama.
“Yang pertama dalam hal pembiayaan investasi dan juga penyediaan modal kerja. Yang kedua adalah pengembangan UMKM,” jelas Ana. Bank Jateng berupaya memperluas akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memposisikan diri sebagai mitra bagi perusahaan investor, baik sebagai pemasok, distributor, maupun mitra usaha lainnya.
Aspek ketiga adalah terkait layanan pengelolaan kas atau pembayaran. “Kami juga menyediakan solusi transaksi dan layanan pembayaran yang tentu aman, cepat dan terintegrasi,” urai Ana. Terakhir, bank ini juga menyediakan layanan keuangan bagi para pekerja dan masyarakat umum.
Ana berharap dukungan yang diberikan dapat bersifat berkelanjutan. Hal ini penting untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pelaku usaha melalui Forum Investasi Jawa Tengah. “Kami mendukung untuk penguatan kerja sama guna memetakan kebutuhan investor, kemudian juga mempertemukan para tenan dengan pemasok lokal, juga menindaklanjuti peluang pembiayaan dan juga layanan perbankan,” ungkapnya.
detikJateng-detikJogja Awards 2026 sendiri merupakan ajang penghargaan yang didedikasikan bagi tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pembangunan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk kepala daerah, pemangku kepentingan, dan pengusaha yang menerima penghargaan atas kontribusi mereka.
Tahun ini, acara tersebut mengusung tema ‘Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan’. Selain penghargaan, forum ini juga menjadi wadah untuk memaparkan data dan peluang investasi di Jawa Tengah.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua 2 Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso mewakili Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai pembicara utama. Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto turut hadir sebagai narasumber tamu.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan daya tarik investasi melalui berbagai kebijakan. Upaya ini membuahkan hasil positif, terbukti dengan realisasi investasi di Jawa Tengah yang mencapai Rp88,50 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 28% dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja.