JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mengungkapkan bahwa eskalator di Stasiun Bojonggede mengalami kerusakan akibat perilaku pengguna. Sejumlah komponen penting pada eskalator tersebut dilaporkan rusak hingga patah, sehingga tidak dapat difungsikan.
Kasi Prasarana Dishub Kabupaten Bogor, Reza Candra Kusuma, menjelaskan bahwa sosialisasi mengenai larangan berjalan atau berlari di eskalator telah dilakukan selama dua tahun. Meskipun sudah ada pengumuman, masih banyak penumpang yang mengabaikan aturan tersebut.
“Kalau kita perhatikan, sudah dua tahun kita sosialisasi, kita sudah pasang juga pengumuman, bahwa di eskalator itu tidak boleh berjalan maupun berlari. Tapi kenyataannya masih banyak penumpang yang masih berjalan dan berlari di eskalator,” ujar Reza pada Rabu (28/10/2026).
Reza menambahkan, tindakan tersebut berdampak pada beberapa komponen eskalator. “Itu mengakibatkan beberapa part yang rusak, ada roller jadi rusak, lalu ada yang jadi patah. Nah, itulah yang menyebabkan eskalator juga menjadi rusak. Banyak part-part yang patah, itu pun murni bukan hanya dari kualitas produk, tapi perilaku pengguna juga,” tuturnya.
Saat ini, proses perbaikan eskalator terhambat oleh lamanya waktu inden untuk pengadaan suku cadang. Reza menekankan pentingnya komponen yang rusak, meskipun secara fisik eskalator terlihat baik. Kerusakan pada komponen seperti bearing di dalam motor, jika dibiarkan, dapat menyebabkan penurunan pada anak tangga dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Kalau terlihat tidak krusial, tapi sebenarnya itu sangat krusial. Kalau kita lihat fisik baik-baik saja, karena di situ banyak beberapa part, contohnya ada bearing itu di dalam motor, kalau dibiarkan, nanti bisa mengakibatkan step ini merosot,” jelas Reza.
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan pengguna menjadi prioritas utama. Memaksakan operasional eskalator yang rusak dapat membahayakan nyawa penumpang.
Sebelumnya, Dishub Kabupaten Bogor meninjau langsung eskalator yang mati di Skybridge Bojonggede setelah menerima keluhan warga melalui karangan bunga. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, berjanji perbaikan akan segera dilakukan.
“Insyaallah, dalam minggu ini pengerjaan perbaikan eskalator tersebut sudah mulai dilakukan agar bisa cepat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” kata Bayu di Stasiun Bojonggede, Rabu (28/10/2026).
Bayu menambahkan, teknisi diperkirakan akan memulai tahapan perbaikan pada sore hari yang sama.
Kondisi eskalator yang ditutup sementara ini demi menjamin keselamatan warga. Bayu menekankan bahwa eskalator tersebut sangat vital, namun operasional yang dipaksakan dikhawatirkan akan menimbulkan insiden yang lebih serius.
“Eskalator ini sangat vital dan dipahami oleh pemerintah, namun jika dipaksakan, dikhawatirkan justru terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang lebih krusial. Oleh karena itu, penggunaannya ditahan dulu, dihold dulu sampai eskalator tersebut benar-benar berjalan dengan baik, dan normal sesuai fungsinya,” pungkas Bayu.