JAKARTA – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyayangkan kembali terjadinya insiden kecelakaan kapal, kali ini menimpa KMP Batumandi yang terbakar saat mendekati Pelabuhan Merak, Banten. Ia menilai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum melakukan perbaikan yang memadai terhadap mekanisme pengawasan yang ada.
“Kita sudah meminta agar evaluasi menyeluruh dilakukan. Sepertinya ini tidak terlaksana dengan baik. Buktinya, kecelakaan kembali terjadi, lagi-lagi melibatkan kendaraan. Padahal penyebabnya sudah diketahui, mengapa pengaturan kendaraan tidak diperbaiki?” ujar Lasarus saat dihubungi, Rabu (21/10/2026).
Lasarus mengkritik bahwa tidak ada perbaikan yang signifikan dari pihak Kemenhub, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Padahal, Komisi V DPR RI telah berulang kali menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh pasca-terjadinya kecelakaan kapal.
“Ini menunjukkan betapa lemahnya sistem pengawasan, sehingga insiden seperti ini terus terulang. Belum ada langkah perbaikan konkret yang diambil oleh Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub. Ini menjadi catatan penting bagi kami,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lasarus mendesak Kemenhub untuk segera merumuskan ulang Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dapat menjamin keselamatan transportasi laut. SOP yang terbukti gagal seharusnya tidak lagi digunakan.
“Karena mekanisme yang sudah ada dan terbukti gagal tidak diperbaiki, maka SOP yang gagal tersebut harus segera ditinggalkan dan diganti,” ucapnya.
Insiden terbakarnya KMP Batumandi terjadi pada Selasa (20/10/2026) sore saat kapal tersebut hendak merapat di Pelabuhan Merak, Banten. Seluruh penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.