Martapura – Kelegaan menyelimuti para relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Hujan deras akhirnya mengguyur wilayah tersebut, disambut dengan sujud syukur sebagai ungkapan kebahagiaan setelah empat bulan tanpa henti memerangi api.
Ketua Bumi Selamat Rescue (Buser) 690, Hasan Hamdan, menceritakan momen penuh haru saat hujan deras turun di tengah upaya pemadaman. Turunnya hujan tersebut dirasakan seperti sebuah pertolongan yang telah lama dinantikan.
“Ini salah satu bentuk rasa syukur kita karena sudah empat bulan berjibaku di karhutla, dan baru hari kemarin hujan turun,” ujar Hasan Hamdan saat dihubungi.
Ia menambahkan, momen tersebut merupakan sebuah kemenangan bagi para relawan. “Ini salah satu porsi kemenangan kami para relawan, akhirnya hujan turun membantu kami dalam pemadaman api,” sambungnya dengan nada terharu.
Warga Martapura, Devi Farah, turut membenarkan turunnya hujan deras yang berlangsung sekitar 20 menit. Ia mengungkapkan rasa syukurnya dan berharap hujan tersebut dapat meringankan beban para relawan serta mengurangi dampak kabut asap yang telah dirasakan warga selama berbulan-bulan.
“Sangat bersyukur dengan turunnya hujan ini, hujannya deras sekali. Ini pertama kali hujan sederas ini setelah empat bulan terakhir ini kering,” kata Devi.
Devi berharap agar hujan terus berlanjut untuk membantu menipiskan kabut asap, mengatasi kekeringan yang melanda sejumlah sumur, serta memulihkan lahan persawahan.