JAKARTA – Insiden kekerasan terjadi di perumahan kawasan Cakung Timur, Jakarta Timur, pada Kamis (21/10) sore. Fahrul, seorang mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, Jef Budiharto, akibat perselisihan terkait renovasi rumah.
Menurut keterangan Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra, peristiwa bermula ketika istri pelaku menegur para tukang bangunan yang sedang bekerja di rumah korban. Sang istri meminta pekerjaan dihentikan karena merasa terganggu. Pemicunya diduga kuat adalah aktivitas renovasi rumah korban yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi tetangganya.
Fahrul, sebagai pemilik rumah, meminta para tukang untuk melanjutkan pekerjaan renovasi. Permintaan tersebut justru memicu adu mulut antara korban dan pelaku yang tiba-tiba datang ke lokasi. Cekcok mulut antara keduanya tak terhindarkan.
Dalam situasi yang memanas, pelaku Jef Budiharto kemudian melancarkan serangan dengan senjata tajam ke arah korban. Bacokan pertama dilaporkan tidak mengenai sasaran, namun bacokan kedua mengenai kepala bagian kanan Fahrul. Tidak tinggal diam, Fahrul yang menjadi korban pembacokan balik melakukan perlawanan dengan membanting pelaku hingga terjatuh ke lantai.
Saat ini, pelaku Jef Budiharto telah diamankan oleh pihak kepolisian. Polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan pembacokan terhadap mantan anggota Kopassus tersebut.