DELI SERDANG – Warga dan orang tua murid di Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendatangi sebuah sekolah dasar pada Rabu (28/10/2026). Kedatangan mereka buntut dari dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru berinisial MJH (36) terhadap belasan murid.
Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, A Fitriyan Syukri, mengonfirmasi bahwa pelaku telah dibawa ke Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. “Pelaku sudah dibawa ke Polresta Deli Serdang untuk proses penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Syukri.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 12 murid yang diduga menjadi korban pelecehan. Para korban ini berasal dari berbagai jenjang kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 Sekolah Dasar.
Sebuah video yang beredar di media sosial pada hari yang sama memperlihatkan suasana di lapangan sekolah yang dipadati oleh sejumlah warga. Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang diduga MJH diamankan oleh aparat keamanan saat hendak dibawa ke salah satu ruangan, di tengah kerumunan warga. Aparat keamanan terlihat berupaya menenangkan warga sembari menjanjikan bahwa guru tersebut akan diproses secara hukum.
Kasi Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Riko Purba, menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi detail mengenai kronologi kejadian, termasuk terkait video yang beredar. Hingga Rabu malam, beberapa guru sekolah tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh Polres Deli Serdang. “Untuk kronologis kita belum dapat info pasti, kebetulan tadi kita telpon pengawas sekolah, masih ada beberapa warga sekolah guru dimintai keterangan oleh pihak polisi,” kata Riko.
Riko menambahkan, informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa dugaan pelecehan ini terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung. Para murid yang menjadi korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua mereka. “Ya kurang lebih seperti itu (murid mengadu ke orangtua karena dilecehkan),” jelasnya.