JAKARTA – Enam aktivis dari Greenpeace Indonesia yang membentangkan spanduk di Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta Pusat, telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Klinik Bidokkes Polda Metro Jaya. Salah satu aktivis dilaporkan dalam kondisi lemas saat proses penurunan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, menjelaskan bahwa kondisi salah satu aktivis yang memprihatinkan mendorong penyediaan unit Biddokkes Polda Metro Jaya dan enam ambulans untuk evakuasi. “Keenam orang tersebut saat ini mendapat perawatan intensif langsung dibawa ke Klinik Biddokkes Polda Metro Jaya,” ujar Kombes Reynold kepada wartawan di lokasi, Selasa (20/10/2026).
Proses evakuasi keenam aktivis dipastikan telah selesai, dan kepolisian berharap mereka mendapatkan penanganan terbaik. “Syukur alhamdulillah keenam orang itu dapat kita evakuasi dan tidak satu pun yang tertinggal di atas. Dan mudah-mudahan dengan penanganan yang cepat dari Dokkes Polda Metro Jaya, kami harapkan dapat memberikan keselamatan yang utama kepada keenam orang tersebut,” lanjut Reynold.
Reynold mengimbau agar aksi unjuk rasa tidak dilakukan di Bundaran HI, merujuk pada Pergub Nomor 271 Tahun 2024 yang menetapkan kawasan tersebut sebagai cagar budaya. “Tentu hal ini menjadi kewajiban kita bersama untuk dapat menjaga, dapat merawat tanpa mengganggu ketertiban umum. Kita ketahui bersama silakan untuk rekan-rekan menyampaikan pendapat di muka umum, namun jangan ciderai perjuangan-perjuangan aspirasi rekan-rekan,” katanya.
Meskipun demikian, Reynold menegaskan fokus utama kepolisian saat ini adalah keselamatan para aktivis, dan belum ada keputusan mengenai proses hukum lebih lanjut. “Ya nanti kita lihat. Yang utama itu adalah keselamatan bagi mereka dulu,” imbuhnya.
Aksi tersebut melibatkan pembentangan spanduk dan sejumlah poster berwarna kuning di Patung Selamat Datang Bundaran HI, yang berisi tuntutan kepada pemerintah untuk menangani krisis iklim. Spanduk tersebut dibentangkan oleh Greenpeace Indonesia sejak pagi dan diangkat sekitar pukul 08.10 WIB. Salah satu poster bertuliskan, “Melindungi lingkungan = Melindungi kualitas hidup.”
Sebelumnya, kepolisian telah meminta para aktivis untuk turun dari Patung Selamat Datang. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, memastikan kesiapan Polres Metro Jakarta Pusat dan Kodim 0501 Jakarta Pusat untuk melayani dan melindungi para pengunjuk rasa. “Segera turun, utamakan keselamatan Saudara-Saudari,” kata Reynold di lokasi aksi.
Reynold juga meminta personel kepolisian dan TNI di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam pelayanan serta perlindungan kepada para aktivis. “Saya mohon kepada kepolisian, TNI yang berada di bawah, berikan rasa aman, rasa nyaman dalam pelayanan dan perlindungan kepada saudara-saudari,” katanya.