Gunung Ibu di Maluku Utara Luncurkan Abu Vulkanik 5 Kali dalam Sehari

JAKARTA – Gunung Ibu yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, dilaporkan mengalami lima kali letusan dalam periode waktu beberapa jam pada Selasa. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa tinggi kolom abu vulkanik yang diluncurkan bervariasi antara 300 hingga 500 meter di atas puncak gunung.

Menurut laporan dari pos pengamatan, erupsi pertama kali terjadi pada pukul 03.52 WIT. Letusan ini menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 300 meter yang berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Abu vulkanik teramati bergerak ke arah timur. Aktivitas ini terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 37 detik.

Aktivitas letusan kembali terjadi pada pukul 09.55 WIT, dengan ketinggian kolom abu yang mencapai 300 meter di atas puncak. Kali ini, abu vulkanik mengarah ke timur laut. Letusan tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi yang lebih lama, yaitu 1 menit 24 detik.

Letusan ketiga tercatat pada pukul 10.30 WIT, menghasilkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak. Abu vulkanik teramati bergerak ke arah barat laut. Letusan ini berlangsung selama 1 menit 13 detik dengan amplitudo maksimum yang sama, 28 milimeter.

Aktivitas vulkanik berlanjut pada siang hari. Pada pukul 13.10 WIT, terjadi letusan dengan tinggi kolom abu mencapai 300 meter yang condong ke arah barat. Letusan kelima kemudian tercatat pada pukul 14.39 WIT, dengan kolom abu setinggi 300 meter yang mengarah ke timur laut. Sebagian besar letusan yang terjadi memiliki amplitudo maksimum yang konsisten, yaitu 28 milimeter.

Menyusul rangkaian aktivitas ini, Badan Geologi menetapkan status Gunung Ibu tetap berada pada Level II atau Waspada. Badan Geologi mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah. Ada pula perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah utara dari bukaan kawah aktif yang harus dihindari.

Selain itu, warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk menggunakan masker dan pelindung mata apabila terjadi hujan abu vulkanik di sekitar wilayah terdampak. Masyarakat juga diminta untuk tetap menjaga situasi agar kondusif, tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks, serta senantiasa mengikuti arahan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici, Halmahera Barat.

Tinggalkan komentar