JAKARTA – Sebuah insiden tragis terjadi di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/10/2026) dini hari, ketika sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport menabrak seorang siswa SMP berinisial ATM (14) hingga meninggal dunia. Kendaraan yang dikemudikan oleh ADPI (26) ini juga menabrak dua mobil lain di lokasi kejadian.
Menurut Kompol Kharisma, Kasi Laka Ditlantas Polda Metro Jaya, kecelakaan bermula sekitar pukul 01.30 WIB di dekat Jalan D, Mampang Prapatan. Pajero Sport bernomor polisi L-1583-FP yang melaju dari arah barat ke timur dilaporkan menabrak korban ATM yang sedang berjalan kaki di sisi kiri jalan.
Korban ATM mengalami luka parah di bagian kepala dan sempat dilarikan ke RSUP Fatmawati, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Setelah menabrak pejalan kaki, mobil Pajero tersebut melanjutkan lajunya dan menabrak mobil Toyota Avanza yang terparkir di tepi jalan, serta mobil Hyundai yang sedang melaju searah di depannya. Akibat tabrakan beruntun ini, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Temuan Diduga Narkoba Masih Didalami
Pasca kejadian, ADPI, pengemudi Pajero Sport, diamankan oleh warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Dalam proses penangkapan tersebut, warga menemukan sejumlah daun kering yang diduga merupakan tembakau sintetis di dalam mobil yang dikemudikan ADPI. Temuan ini kemudian viral di media sosial.
AKP Joko Adi Wibowo, Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, membenarkan adanya temuan barang bukti berupa daun kering tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan apakah barang tersebut adalah ganja atau tembakau sintetis.
“Sesaat setelah kejadian, pengemudi Pajero Sport ini diamankan warga. Dan setelah diamankan warga, tentunya diserahkan ke polisi. Kemudian, memang ada yang menunjukkan sejenis tembakau gitu ya,” ujar Joko kepada wartawan pada Senin (19/10/2026).
Polisi telah melakukan tes urine terhadap ADPI, yang hasilnya menunjukkan negatif narkotika. Pihak kepolisian masih terus mendalami siapa pemilik barang bukti yang diduga narkoba tersebut dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Identitas pengemudi, yang disebut-sebut sebagai anak dari purnawirawan TNI, juga masih dalam proses pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.