JAKARTA – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat di Salemba berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket yang diduga berisi cairan terlarang jenis etomidate. Seorang pengunjung berinisial AG diamankan karena kedapatan menyembunyikan barang tersebut di area ketiaknya saat hendak mengunjungi salah satu warga binaan.
Kejadian bermula pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. AG datang ke Rutan Salemba dengan mengenakan pakaian berlapis. Saat menjalani pemeriksaan rutin sebelum bertemu warga binaan berinisial AS, petugas mencurigai gelagatnya. Kecurigaan petugas terbukti ketika mereka menemukan empat bungkus paket yang disembunyikan di balik pakaian AG pada bagian ketiak.
Penemuan Barang Bukti
Karutan Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan total 65 cartridge. Rinciannya, terdapat 5 cartridge bermerek Yakuza XL dan 60 cartridge lainnya bermerek Mafia.
Saat diinterogasi awal, AG mengaku bahwa isi paket tersebut adalah cairan untuk rokok elektrik atau vape. Namun, pihak rutan menduga kuat bahwa kandungan di dalam cartridge tersebut adalah etomidate, obat bius yang penggunaannya harus di bawah pengawasan medis. Dugaan ini masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan jenis zat yang sebenarnya terkandung di dalamnya.
Tindakan Lanjutan dan Apresiasi
Sumaryo menyatakan bahwa pengunjung berinisial AG beserta barang bukti yang ditemukan kini telah diamankan. Keduanya akan menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Proses ini dilakukan untuk mengusut tuntas dugaan upaya penyelundupan barang terlarang tersebut.
Sumaryo juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas yang bertugas atas kesigapan dan ketelitian mereka dalam menjalankan prosedur pemeriksaan. Ia menekankan bahwa keberhasilan deteksi ini menjadi bukti pentingnya kewaspadaan dan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan rutan. Pengawasan terhadap setiap pengunjung dan barang bawaan akan terus diperkuat untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal.
“Kami akan terus memperkuat pengawasan dan memastikan setiap prosedur pengamanan dilaksanakan secara konsisten, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Sumaryo, menggarisbawahi komitmen Rutan Salemba dalam menjaga integritas dan keamanan fasilitasnya.