SERANG – Dua orang wanita berinisial TGA (19) dan EA merasa terancam ketika dibuntuti oleh tiga pria tak dikenal saat melintasi Jalan Kampung Keramat, Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada Jumat (23/10/2026) dini hari. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 02.10 WIB tersebut membuat kedua korban segera menghubungi layanan darurat 110 Polri.
Saat itu, TGA dan EA sedang mengendarai sepeda motor di area yang dikenal sepi. Tiba-tiba, mereka menyadari ada dua sepeda motor yang dikendarai oleh tiga orang pria yang membuntuti dari belakang. Ketiga pria tersebut sempat mencoba menghentikan laju kendaraan korban.
Menyadari potensi bahaya di lokasi yang sepi, korban memutuskan untuk tidak berhenti dan terus memacu kendaraannya hingga mencapai tempat yang aman. Setibanya di kontrakan, mereka segera menghubungi Call Center 110 Polri untuk melaporkan kejadian tersebut.
Menanggapi laporan darurat itu, personel piket SPKT Polsek Cikande segera mendatangi lokasi dan menemui korban untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis mereka. Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam dan menyisir area sekitar untuk mengidentifikasi ketiga pria tak dikenal tersebut.
Rudika menambahkan bahwa respons cepat petugas kepolisian adalah wujud nyata dari komitmen pelayanan kepada masyarakat. “Ini adalah wujud nyata komitmen Polisi Bersama Masyarakat, di mana setiap aduan darurat warga akan langsung kami respons dengan cepat,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari atau dini hari. “Kami mengimbau kepada seluruh warga Cikande dan Kibin untuk selalu waspada. Jika merasa diikuti atau melihat potensi gangguan keamanan, jangan ragu memanfaatkan layanan Call Center 110. Layanan ini gratis, bebas pulsa, beroperasi 24 jam, dan terhubung langsung dengan petugas kami yang siap hadir melayani serta melindungi masyarakat,” tutup Rudika.