Bangunan TK Negeri Ambruk, Pemprov DKI Targetkan Revitalisasi Mulai 2027

Sebuah video yang menunjukkan kondisi memprihatinkan bangunan Taman Kanak-kanak (TK) Negeri di Tambora, Jakarta Barat, viral di media sosial. Bangunan sekolah tersebut terlihat rusak parah, dengan dinding dan atap yang usang, serta area pintu masuk yang dibatasi tali.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sekolah tersebut telah mengalami kerusakan dan ambruk selama kurang lebih lima tahun tanpa adanya kejelasan perbaikan. Kondisi ini sontak menimbulkan keprihatinan publik terhadap fasilitas pendidikan anak usia dini.

Menanggapi viralnya kondisi bangunan TK tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa sekolah itu telah masuk dalam rencana revitalisasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menargetkan perbaikan dapat dimulai pada tahun 2027.

“Yang pertama, TK itu sementara ini menempati area di SMP 32. Dan di tahun ini TK tersebut sudah masuk dalam rencana untuk dilakukan revitalisasi,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Pramono menambahkan bahwa dokumen perencanaan atau Detail Engineering Design (DED) untuk revitalisasi sekolah tersebut sudah rampung. Ia berharap proses perbaikan dan pembangunan dapat segera diwujudkan tahun depan.

“DED-nya sudah masuk, mudah-mudahan bisa diawali tahun depan untuk melakukan perbaikan pembangunan yang ada,” tuturnya.

Gubernur mengakui bahwa kondisi bangunan TK yang lama memang sudah tidak layak, sehingga para siswa terpaksa dipindahkan ke lokasi lain. Namun, ia memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di lokasi sementara yang bertempat di SMP 32 saat ini berjalan dengan baik.

“Memang betul selama beberapa waktu karena kondisi TK-nya tidak proper sehingga dipindahkan. Dan ketika dipindahkan di SMP 32, sekarang ini sebenarnya sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pramono mengaku telah memberikan instruksi kepada Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar memprioritaskan revitalisasi sekolah tersebut pada tahun 2027. Ia menekankan pentingnya penanganan segera terhadap fasilitas pendidikan yang vital ini.

“Saya sudah meminta kepada Ibu Kepala Dinas untuk memprioritaskan TK ini, diprioritaskan DED untuk tahun 2027 dikerjakan,” imbuhnya.

Tinggalkan komentar