JAKARTA – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bekasi Kota sedang mendalami sebuah video yang viral di media sosial. Video tersebut diduga memperlihatkan modus baru transaksi narkoba yang dilakukan dengan cara berpura-pura membuang sampah di kawasan Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang pria mengenakan kaus hitam sedang berjalan sambil memegang ponsel. Ia terlihat memotret sebuah titik lokasi sebelum kemudian diduga membuang barang yang dicurigai sebagai narkoba di dekat saluran air. Pria tersebut lalu meninggalkan lokasi.
Tak berselang lama, dua orang pria yang mengendarai sepeda motor datang ke lokasi tersebut. Keduanya kemudian terlihat mengambil barang yang dibuang sebelumnya. Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Rabu (21/10/2026) di Kranggan Permai.
Kasat Narkoba Polres Bekasi Kota Kompol Untung Riswaji mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dan sedang dalam proses penyelidikan. “Dari pihak kami, khususnya dari Satresnarkoba memang sudah membaca, kita mengidentifikasi, ya, dalam arti proses penyelidikan,” ujar Kompol Untung saat dihubungi.
Kompol Untung menjelaskan bahwa saat ini banyak modus transaksi narkoba yang berkembang, terutama melalui media sosial dengan menggunakan akun palsu. Setelah adanya kepercayaan antara penjual dan pembeli, transaksi pun dilakukan dengan berbagai cara.
“Kalau transaksi ya memang sekarang jangankan narkotika beli obat sudah yang nempel. modus-modus ini yang sekarang berubah bahwa dia berinteraksi dari media sosial, apakah IG, IG dengan ibaratnya akun palsu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa modus yang digunakan dalam video tersebut adalah penjual akan memberikan titik lokasi barang haram tersebut. Penjual kemudian akan berpura-pura seolah barang tersebut adalah sampah.
“Kemudian dari situlah terjadinya transaksi, sudah saling percaya, kemudian dikirimlah melalui titik sharelock-nya. Jadi main buang-main buang tempat sampah, main buang lempar, tapi dia sudah ada titik-titiknya,” tutupnya.