Jenazah mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta Selatan. Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang turut hadir dalam upacara pemakaman, mengenang sosok Widodo AS sebagai figur yang sangat penting bagi perjalanan bangsa.
SBY mengungkapkan bahwa Laksamana Widodo AS adalah seorang prajurit, patriot, pemimpin, sekaligus negarawan yang telah memberikan banyak kontribusi. “Saya sangat sering, belasan tahun mengemban tugas bersama almarhum,” ujar SBY seusai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, seperti dilaporkan Antara pada Minggu (25/10/2026).
Menurut SBY, almarhum Widodo AS memegang posisi kepemimpinan di TNI pada masa krisis besar yang melanda Indonesia pada tahun 1998. Setelah masa krisis tersebut, Widodo AS kemudian menjabat sebagai Panglima TNI, lalu Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dalam kedua peran tersebut, ia dinilai SBY berperan penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan negara.
SBY menambahkan bahwa almarhum bekerja tanpa mengenal lelah dan selalu berupaya memberikan yang terbaik. “Banyak kenangan saya pribadi bersama beliau. Tetapi intinya, beliau itu kalau demi konstitusi dan Merah Putih itu tegak lurus,” kenang SBY.
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, juga menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian Laksamana Widodo AS. Ia menegaskan bahwa almarhum telah memberikan jasa yang luar biasa bagi bangsa dan negara. “Atas nama bangsa dan negara serta TNI mengucapkan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum yang telah berjasa luar biasa kepada bangsa dan negara,” kata Jenderal Agus.
Jenderal Agus Subiyanto mengenang Widodo AS sebagai seorang pemimpin yang profesional dan menjadi panutan. “Saat beliau menjadi Panglima, saya masih pangkat kapten-mayor dan beliau menjadi panutan kami,” tuturnya.
Laksamana Widodo AS memiliki rekam jejak karier yang panjang di militer. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), kemudian Wakil Panglima TNI, sebelum akhirnya memegang posisi Panglima TNI. Setelah pensiun dari militer, ia dipercaya mengisi jabatan Menko Polkam dalam kabinet pertama Presiden SBY.
Prosesi pemakaman Laksamana Widodo AS dilaksanakan dengan upacara militer kenegaraan. Inspektur upacara dipimpin oleh Jenderal Agus Subiyanto. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Tony Harjono, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Mantan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Siwi S Adji, serta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto juga terlihat hadir dalam upacara tersebut.