BANJAR – Sejumlah relawan yang berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tak kuasa menahan haru. Momen kelegaan itu mereka rasakan saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Minggu siang, yang disambut dengan sujud syukur.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat para relawan melakukan sujud syukur di tengah guyuran hujan deras disertai angin kencang. Raut wajah bahagia terpancar saat mereka tertawa lepas sembari bersujud. Di belakang mereka, sebuah mobil tangki air tampak siap sedia, sementara beberapa relawan yang masih memegang selang air juga ikut merayakan momen tersebut dengan penuh syukur.
Peristiwa penuh emosional ini terjadi pada Minggu (25/10) sekitar pukul 14.30 WITA di Desa Sungai Alat, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar. Salah seorang relawan, Naim, menjelaskan bahwa tim yang berada di lokasi seluruhnya merupakan warga sekitar yang tergabung dalam upaya pemadaman.
“Kami ini relawan dari warga sekitar. Kejadiannya hari Minggu kemarin,” ungkap Naim saat dihubungi pada Senin (26/10/2026).
Naim menceritakan kronologi kejadian. Awalnya, tim relawan melakukan pengisian air ke dalam tandon selama kurang lebih 10 menit sebelum bergerak menuju lokasi karhutla. Setelah berjuang memadamkan api selama sekitar 40 menit hingga satu jam, tanpa diduga hujan mulai turun.
“Setelah berjibaku melawan api, tidak lama kemudian turunlah rintik hujan yang berangsur-angsur menjadi lebat. Di saat itulah kami dan rekan-rekan relawan merasakan syukur yang teramat dalam. Kami sangat terharu, bahagia, dan gembira atas turunnya hujan ini karena kami telah menantikannya selama berbulan-bulan,” tutur Naim.