Prabowo Ungkap Alasan “Koalisi Gemuk” Kabinetnya: Negara Sebesar Eropa

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan pandangannya mengenai sebutan “koalisi gemuk” yang kerap dialamatkan pada kabinetnya. Menurut Prabowo, ukuran kabinet yang besar merupakan respons terhadap luasnya wilayah Indonesia yang disamakan dengan benua Eropa.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam sidang kabinet yang digelar dalam rangka dua tahun pemerintahan, di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Ia menekankan bahwa Indonesia, dengan jumlah penduduk yang besar, membutuhkan kekuatan yang solid untuk menjalankan perbaikan.

“Koalisi kita besar, benar, karena saya ingin sebanyak mungkin kekuatan bersatu untuk menjalankan perbaikan kehidupan rakyat kita. Saya tidak mau mengulangi-ulangi, mengutak-utik yang sudah lewat, negara sebesar kita, dinamika politik sebesar kita, pasti persaingannya keras, kursi terbatas,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa komposisi kabinet yang ada telah disesuaikan dengan beban kinerja yang diemban. Ia juga menyinggung mengenai keterbatasan kursi di parlemen, di mana beberapa menteri yang hadir merupakan pimpinan partai politik.

“Kok ada yang senyum? Pemimpin partai ini sadar kursi terbatas. Presiden hanya satu, kita dituduh kabinet gemuk tidak efisien,” katanya.

Prabowo kemudian memberikan perbandingan geografis untuk memperkuat argumennya. “Tapi Saudara-saudara, saya ingatkan, negara kita hampir 300 juta, negara kita fisiknya sebesar Eropa. Eropa itu 30 negara, ada 30 kabinet, ada 30 Menteri Keuangan ada 30 Panglima TNI, ada 30 Jaksa Agung, ada 30 Kapolri, Indonesia satu kabinet, Saudara-saudara,” tambahnya.

Tinggalkan komentar