JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para menterinya yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih untuk tidak berkecil hati apabila belum mendapatkan peran signifikan dalam jalannya pemerintahan. Ia menyamakan jajaran kabinetnya dengan tim sepak bola yang memiliki pemain inti, cadangan, hingga pendukung.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memimpin sidang kabinet yang membahas evaluasi dua tahun masa pemerintahan, yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Prabowo mengakui bahwa tidak semua menteri langsung mendapatkan kesempatan bermain sejak awal.
“Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker,” ujar Prabowo.
Ia berpesan kepada para menteri yang diibaratkan sebagai pemain cadangan agar tetap tenang dan tidak merasa frustrasi. Prabowo memastikan bahwa setiap anggota kabinet akan memiliki kesempatan untuk menjalankan peran masing-masing pada waktunya.
“Yang cadangan, jangan frustasi, ada saatnya Saudara akan kita mainkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo menggambarkan jalannya pemerintahan saat ini seperti pertandingan sepak bola yang masih berada di babak awal. Ia mengimbau agar para menteri yang merasa gelisah menunggu giliran bermain untuk bersabar.
“Jadi ini masih babak pertama. Jadi tenang-tenang aja para pemain cadangan yang sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan,” tutupnya.