Sebuah peristiwa ledakan tragis yang disebabkan oleh tumpukan debu gula terjadi di Port Wentworth, Georgia, Amerika Serikat, pada 7 Februari 2008. Insiden di pabrik gula milik Imperial Sugar Company ini menimbulkan serangkaian ledakan dan kebakaran hebat yang menghancurkan sebagian besar fasilitas.
Ledakan tersebut merusak gedung pengemasan gula, silo penyimpanan, ruang palletizer, serta area pemuatan gula curah dan proses pemurnian kilang. Peristiwa ini berawal dari pemasangan penutup baja tahan karat pada konveyor sabuk di terowongan bawah silo pada tahun 2007. Penutup ini tidak memiliki ventilasi atau sistem penyedot debu, menyebabkan debu gula terkonsentrasi dalam jumlah tinggi.
Penyumbatan saluran pengeluaran Silo 1 dan aliran gula dari Silo 2 ke konveyor sabuk baja menyebabkan tumpahan gula membendung di dalam penutup konveyor. Hal ini memicu gelombang tekanan ledakan yang menghempaskan lapisan debu gula yang menumpuk di berbagai permukaan bangunan.
Akibat ledakan tersebut, gelombang tersebut meruntuhkan dinding bata, memecahkan saluran air pemadam otomatis, dan menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 14 orang dilaporkan tewas dalam insiden ini, terdiri dari 12 karyawan Imperial Sugar dan 2 kontraktor. Delapan orang tewas di lokasi kejadian, termasuk empat pekerja yang terjebak di dalam bangunan.
Laporan investigasi dari U.S. Chemical Safety and Hazard Investigation Board (CSB) menyimpulkan bahwa penumpukan debu gula yang melebihi batas aman dan pemeliharaan pabrik yang tidak memadai menjadi penyebab utama bencana. Gesekan pada bantalan konveyor yang menjadi sangat panas diduga menjadi pemicu awal ledakan.