JAKARTA – KAI Commuter Indonesia (KCI) menginformasikan bahwa layanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Bogor-Jakarta Kota atau yang dikenal sebagai Red Line, telah kembali beroperasi normal pada Selasa (20/10). Hal ini menyusul selesainya perbaikan pada rangkaian kereta.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa dengan selesainya perbaikan rangkaian Commuter Line, jumlah jadwal perjalanan Commuter Line Jabodetabek hari ini kembali normal. Sebelumnya, KCI melakukan perbaikan pada rangkaian kereta CLI-225 buatan PT Industri Kereta Api (INKA) yang mengalami kendala teknis sejak Jumat (16/10) lalu.
Selama masa perbaikan tersebut, tujuh perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota sempat dibatalkan. Pengoperasian kembali KRL INKA ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan dan ketersediaan kapasitas angkut di lintas Bogor. Kapasitas angkut di lintas Bogor kini kembali menjadi 392 perjalanan, sehingga total perjalanan Commuter Line Jabodetabek kembali normal menjadi 1.065 perjalanan.
Karina menambahkan, sebelum dioperasikan kembali, tim teknis KAI Commuter bersama PT INKA telah melakukan uji dinamis. Uji ini bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan sistem operasional telah terpenuhi serta sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Sebagai gambaran, rata-rata volume pengguna Commuter Line di lintas Bogor pada hari kerja bulan Oktober ini mencapai 480.395 orang per hari. Stasiun Bogor menjadi stasiun dengan volume pengguna terbanyak, yakni 50.262 orang per hari. Diikuti oleh Stasiun Citayam dengan rata-rata 35.434 orang per hari, dan Stasiun Bojonggede dengan 31.162 orang per hari.
KAI Commuter kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan tujuh perjalanan Commuter Line Bogor. Pihaknya mengimbau para pengguna untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di stasiun maupun di dalam kereta. Informasi mengenai jadwal perjalanan dan posisi kereta dapat diakses melalui aplikasi C-Access.