Kemensos Siap Fasilitasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Intan Jaya Papua

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Program ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya telah menyiapkan lahan seluas total 7 hektare di Kampung Jogatapa, Distrik Sugapa. Kesiapan lahan ini disampaikan langsung oleh Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor Kemensos, Jakarta.

“Terkait lokasi lahan, pemerintah sudah siapkan hampir 4 hektare tanah bersertifikat dan sekitar 3 hektare dalam proses tahapan,” kata Aner dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026). Ia menambahkan bahwa lahan tersebut sangat strategis karena berada di ibu kota kabupaten dan berdekatan dengan pusat pemerintahan, serta dinilai aman untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

“Ini ada di ibu kota, dekat Kantor Bupati, ada Polres, Kodim, dan dari sisi keamanan terjamin,” ujar Aner.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik usulan tersebut dan siap memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa Kemensos akan mendorong realisasi pembangunan jika semua dokumen dan legalitas lahan telah terpenuhi secara utuh. “Kalau tanahnya nanti sudah clear 7 hektare dan dinilai datar memenuhi syarat Kementerian PU, pasti kita dorong,” tegasnya.

Yusuf menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan wujud pelaksanaan amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945, yang mewajibkan negara memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar melalui pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah terpencil. “Intinya kita ingin memperluas akses pendidikan untuk keluarga yang paling tidak mampu di semua daerah, khususnya di daerah 3T,” jelasnya.

Dalam skema pembangunannya, pemerintah daerah bertanggung jawab menyediakan lahan, sementara Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan mengerjakan pendirian gedung. Kemensos sendiri akan berperan dalam penyelenggaraan operasional pendidikan dengan berkoordinasi bersama lembaga terkait.

Yusuf mengapresiasi langkah Bupati Intan Jaya yang telah melakukan konsolidasi dengan para tokoh dan kepala suku di daerahnya. Aner Maisini menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian penting dari program Nawacita Presiden, sehingga pemerintah daerah wajib memberikan dukungan penuh, termasuk menerbitkan jaminan keamanan selama proses survei hingga pembangunan selesai.

Pemerintah daerah berharap program ini dapat segera terwujud pada tahun mendatang guna membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak di Intan Jaya yang selama ini terkendala oleh jarak.

Tinggalkan komentar