Jakpro Ungkap Upaya Perbaikan Kualitas Rumput JIS Pasca Keluhan Persija

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memberikan tanggapan mengenai keluhan yang disampaikan oleh para pemain terkait kondisi rumput di Jakarta International Stadium (JIS). Jakpro menegaskan bahwa evaluasi teknis secara berkelanjutan terus dilaksanakan demi menjaga serta meningkatkan kualitas lapangan.

Head of SBU JIS, Shinta Syamsul Arief, menyatakan, “Menindaklanjuti masukan dan perhatian yang disampaikan, Jakpro sampai dengan saat ini terus melakukan evaluasi teknis terhadap kondisi rumput, termasuk aspek kualitas permukaan lapangan dan efektivitas pemeliharaan dan perawatan. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan dan penyempurnaan yang diperlukan.”

Jakpro mengklaim bahwa berdasarkan evaluasi internal, telah terjadi peningkatan signifikan pada berbagai aspek. Kerataan permukaan lapangan, kekuatan akar rumput, hingga efisiensi proses pemasangan rumput dilaporkan membaik. Pemasangan rumput pasca-konser terakhir, misalnya, berhasil diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu minggu, jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional yang bisa memakan waktu hingga empat bulan.

Kekuatan akar rumput juga diklaim semakin baik, menempel kuat di permukaan lapangan. Hal ini meminimalkan risiko rumput terlepas saat pertandingan, dan pada laga terakhir yang berlangsung, tidak ditemukan adanya rumput yang terlepas. Untuk memastikan kualitas terjaga secara berkelanjutan, Jakpro telah menyiapkan area pembibitan (turf nursery) dan mengadopsi teknologi perawatan modern. Inisiatif ini bertujuan mempercepat pemulihan lapangan serta memfasilitasi penyediaan rumput pengganti jika diperlukan.

Shinta menambahkan, “JIS sejak awal dikembangkan sebagai stadion multifungsi yang mendukung event berskala nasional maupun internasional. Karena itu, kesiapan operasional menjadi aspek penting yang terus kami tingkatkan, termasuk melalui pengembangan turf nursery, optimalisasi teknologi rumput, serta pemeliharaan lapangan secara berkelanjutan.”

Selain aspek teknis perawatan, Jakpro juga berupaya menyempurnakan tata kelola penggunaan venue. Pengaturan keseimbangan jeda pemulihan rumput antara jadwal pertandingan sepak bola dan acara non-olahraga seperti konser musik menjadi prioritas.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menanggapi keluhan mengenai kondisi rumput JIS yang diutarakan oleh pemain dan pelatih Persija Jakarta. Pramono menyatakan bahwa perbaikan rumput JIS yang dikeluhkan akan segera dilakukan.

Pramono mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan Persija Jakarta saat melawan Persik Kediri, yang ia saksikan langsung. “Kebetulan kemarin saya nonton bola secara langsung. Alhamdulillah pertandingan El Clasico anak bapak ya. Karena kebetulan kan orang juga tahu bahwa Persik Kediri adalah salah satu suporter utamanya adalah Bupati Kediri. Dan Alhamdulillah bapaknya yang menang,” ujar Pramono di Tanah Harapan, Jakarta Utara, Selasa (27/10).

Menanggapi keluhan rumput yang rusak pasca-digunakan untuk konser, Pramono menjelaskan bahwa perbaikan rumput dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. “Bahwa kemudian dalam pertandingan itu masih ada rumput yang belum sempurna sebenarnya ini sudah sesuatu yang luar biasa. Kenapa luar biasa? Kalau dulu penyelesaian rumput habis konser dan sebagainya itu kan hanya butuh waktu 2-3 bulan. Sekarang sudah satu minggu bisa dilakukan pertandingan,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar