Eskalator Stasiun Bojonggede Diperbaiki, Warga Berharap Perawatan Rutin

PEMKAB Bogor mulai melakukan perbaikan eskalator yang mati di Stasiun Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (27/10/2026) sore. Perbaikan ini disambut baik oleh warga yang berharap fasilitas tersebut dapat berfungsi kembali secara maksimal dan terawat rutin.

Fika, salah seorang pengguna kereta api, mengungkapkan rasa senangnya atas respons pemerintah daerah. “Kami sangat senang ya, akhirnya usaha kami untuk menyuarakan keresahan terkait eskalator ini mendapatkan feedback. Kami harap ke depannya ada perawatan rutin lah agar kerusakan tuh nggak parah dan langsung bisa terdeteksi,” ujarnya kepada wartawan.

Fika bersama kelompok warga #WargaBersuara sebelumnya telah melakukan aksi menyuarakan keresahan mereka. Aksi tersebut berupa pengiriman karangan bunga yang diletakkan di depan eskalator mati sebagai bentuk desakan agar perbaikan segera dilakukan. “Kami akan kawal selalu pokoknya agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Fika.

Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut dilakukan karena selama ini warga memilih diam, namun khawatir dianggap tidak peduli. Padahal, kerusakan berbagai fasilitas skybridge, terutama eskalator, sangat merugikan pengguna.

Dalam video yang beredar, Fika dan rekan-rekannya terlihat membawa buket dan karangan bunga berukuran besar di Stasiun Bojonggede, berjalan menyusuri lorong skybridge menuju eskalator yang mati dan ditutup pembatas. Aksi ini turut disaksikan oleh petugas keamanan stasiun dan menarik perhatian penumpang lain.

Warga lain bernama Haqika menambahkan, karangan bunga tersebut dipasang pada Selasa (27/10/2026) pukul 20.00 WIB. Tujuannya adalah untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten dan dinas perhubungan agar segera memperbaiki eskalator, toilet, dan lampu penerangan di skybridge.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, mengonfirmasi bahwa perbaikan eskalator telah dimulai. “Betul, jadi sore hari ini sudah mulai perbaikannya,” katanya pada Rabu (28/10/2026) petang.

Bayu menjelaskan bahwa proses perbaikan dilakukan secara bertahap menggunakan suku cadang yang tersedia, sembari menunggu beberapa komponen lain yang harus diinden. Ia menargetkan perbaikan dapat selesai pada pertengahan Desember. “Kita sih berharap perbaikannya cepat selesai ya, mudah-mudahan paling lambat pertengahan Desember sudah bisa digunakan kembali (eskalator stasiun),” pungkasnya.

Tinggalkan komentar