Jakarta – Sebuah mobil listrik BYD menabrak empat mobil lainnya dan melindas seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial Hasan Syukur (56) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Pengemudi mobil BYD yang berinisial S (46) ternyata juga merupakan seorang driver taksi online.
Kasubdit Gakkum AKBP Muhammad Adiel Aristo membenarkan bahwa pengemudi mobil BYD tersebut adalah sesama sopir online. “Iya, itu driver Gojek memang. Itu bapak itu sopir juga,” ujar Aristo saat dihubungi, Selasa (27/10/2026).
Aristo menambahkan, mobil BYD yang dikemudikan oleh S merupakan mobil rental. S memiliki kewajiban untuk memberikan setoran dalam jangka waktu tertentu demi menyewa mobil tersebut. “Mobilnya Gojek, kan nyewa gitu kan. Itu kan rental, itu kan setoran. Sama-sama sopir. Yang satu Gojek, tapi yang bapaknya ojolnya itu Grab. Sama-sama driver online,” jelasnya.
S mengaku bahwa ia tertidur saat berkendara karena kelelahan setelah bekerja. “Bukan kelelahan lagi, ketiduran dia malah, saking lelahnya. Dia kan, sama-sama pejuang rupiah kan. Nah, bapak ini rumahnya di Bogor, ya dia ngejar setoran, dia enggak pulang, gitu bahasanya dia. Kemudian dia merem tidur. Enggak tidur, tahu-tahu sadar-sadar sudah nabrak-nabrak,” ungkapnya.
Pelaku S kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian telah melakukan tes urine terhadap pelaku dan hasilnya negatif dari konsumsi alkohol maupun narkotika. Sementara itu, korban Hasan Syukur mengalami patah kaki dan telah menjalani operasi di RS Fatmawati. Korban masih dalam masa observasi.
Kecelakaan tragis ini terjadi pada hari Jumat (23/10) sekitar pukul 16.48 WIB.