JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (22/10/2026) disertai angin kencang menimbulkan dampak signifikan. Bencana banjir lintasan dan pohon tumbang terjadi di beberapa titik di wilayah tersebut.
Banjir lintasan sempat merendam Jalan Pacilong, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal. Ketinggian air dilaporkan sempat mencapai batas ban mobil, mengganggu lalu lintas. Sebuah minibus putih yang mencoba melintas terpaksa berhenti, diduga mengalami mogok akibat genangan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengonfirmasi kejadian banjir tersebut. “Bila menyimak beberapa visual, betul banjir. Tetapi saat personil ke lokasi untuk pengecekan ternyata sudah surut. Jadi memang hanya banjir lintasan,” ujar Dimas.
Selain genangan air, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan dua kejadian pohon tumbang dan dua bangunan roboh. Laporan yang diterima BPBD mencatat insiden tersebut telah dilakukan asesmen dan penanganan.
Dimas merinci, salah satu pohon tumbang terjadi di Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, yang menimpa atap rumah warga serta kabel Penerangan Jalan Umum (PJU). Kejadian lainnya adalah pohon kersen setinggi 7 meter yang tumbang di Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara, sempat menutup akses jalan warga. Kedua lokasi pohon tumbang tersebut telah ditangani oleh petugas.