Bocah Lalui 2 Km Demi Lapor Dugaan Penganiayaan Ibu di Pontianak

Seorang anak laki-laki di Pontianak rela berjalan kaki sekitar 2 kilometer demi melaporkan dugaan penyiksaan yang dialami ibunya. Bocah tersebut mendatangi Markas Polsek Pontianak Barat untuk meminta pertolongan.

Dalam rekaman video yang beredar, anak yang mengenakan kaus kuning dan celana pendek itu menyampaikan kepada petugas bahwa ibunya telah disiksa oleh ayahnya sendiri. Laporan tersebut disampaikan pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, ditemani seorang temannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Enggang Polsek Pontianak Barat segera mendatangi rumah korban yang beralamat di Jalan Kom Yos Sudarso, Gang Kenari 2. Kapolsek Pontianak Barat AKP Basuki Arif Wibowo mengatakan, petugas awalnya menemui suami korban, Muhammad Hassan, untuk menanyakan duduk perkara dan keberadaan istrinya.

Hassan saat itu menyatakan bahwa tidak ada keributan besar dan hanya masalah rumah tangga biasa, serta menyebut istrinya sedang tidur. Namun, ketika polisi memanggil Noviana, sang istri, untuk keluar, petugas mendapati korban dalam kondisi syok dengan luka di bagian bibir.

“Petugas berupaya melakukan mediasi dan mengklarifikasi persoalan tersebut. Namun, Hassan justru melarikan diri saat hendak dimintai keterangan lebih lanjut,” jelas Basuki.

Saat pemeriksaan di lokasi, petugas juga menemukan sejumlah barang di dalam rumah dalam keadaan berantakan. Noviana mengungkapkan kepada polisi bahwa dirinya bersama anak perempuannya dikurung di dalam kamar dan dilarang keluar rumah.

Menurut pengakuan Noviana, kekerasan itu terjadi pada Minggu (18/10) sekitar pukul 22.00 WIB, usai suaminya pulang kerja. Penganiayaan diduga dipicu persoalan keterlambatan dalam menjemput. Korban mengaku dicekik, diinjak, serta dipukul menggunakan tangan kosong di bagian wajah dan tubuh hingga bibirnya pecah.

Tinggalkan komentar