Pembangunan Sekolah Rakyat menunjukkan progres yang pesat, membuka kembali pintu pendidikan bagi puluhan ribu anak yang membutuhkan. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melaporkan bahwa hingga Oktober 2026, sebanyak 265 unit Sekolah Rakyat telah rampung dibangun dan tersebar di 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Kehadiran Sekolah Rakyat ini tidak hanya sekadar menyediakan ruang kelas, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak secara holistik. Melalui program ini, lebih dari 45.000 anak yang sebelumnya hidup di jalanan kini mendapatkan kesempatan emas untuk kembali mengenyam bangku pendidikan.
Lebih dari 45 ribu anak jalanan kini memiliki kesempatan untuk kembali bersekolah. Tidak hanya mendapatkan pendidikan, mereka juga memperoleh tempat tinggal yang layak, fasilitas belajar & olahraga yang memadai, makanan bergizi, serta layanan kesehatan yang terjamin, jelas Teddy.
Teddy menekankan bahwa Sekolah Rakyat mengemban misi sosial yang krusial, yaitu memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui jalur pendidikan. Ia menegaskan bahwa hak dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri harus dimiliki oleh setiap anak, tanpa terkecuali harapan akan masa depan mereka.
Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-cita mereka. Sekolah Rakyat, membuka jalan semua anak menuju masa depan, tutup Teddy.