NAGEKEO – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (3/10) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeramo, Nagekeo.
Sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhum sempat memantau langsung pekerjaan perbaikan jalan yang rusak di ruas Jalan Aemali-Danga, Desa Rendu Tutubhada, Kecamatan Aesesa. Perbaikan jalan tersebut dilakukan oleh masyarakat menggunakan rabat.
“Beliau kemarin monitor masyarakat yang kerja perbaikan jalan yang rusak dengan menggunakan rabat,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo, Remigius Jago.
Saat perjalanan pulang, Gonzalo mendadak tidak sadarkan diri di dalam mobil. Ia kemudian segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Aeramo.
“Beliau tidak sadar saat dalam mobil ketika mau pulang kembali sehingga sopir pacu mobil langsung Puskesmas Kota dan lanjut ke RS,” ujar Remigius.
Di IGD RSUD Aeramo, Gonzalo sempat ditangani oleh tim dokter spesialis, termasuk spesialis anestesi dan penyakit dalam. Sayangnya, sekitar setengah jam kemudian, tim dokter menyatakan almarhum meninggal dunia.
“Berusaha diupayakan yang terbaik supaya bisa tertolong, ternyata jam 20.10 WITA dinyatakan meninggal,” kata Direktur RSUD Aeramo, Chandrawati Saragih.
Penyebab pasti kondisi kritis Gonzalo hingga harus dilarikan ke fasilitas kesehatan belum diketahui secara pasti. Namun, Direktur RSUD Aeramo, Chandrawati Saragih, menduga almarhum mengalami serangan jantung.
“Kemungkinan besar serangan jantung, saya tanya dulu sama dokternya,” ujar Chandrawati.
Gonzalo Gratianus Muga Sada terpilih menjadi Wakil Bupati Nagekeo pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, berpasangan dengan Simplisius Donatus. Keduanya dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan 2025-2030.