U-2 “Dragon Lady”: Pesawat Mata-mata AS yang Sering Dikira UFO

Amerika Serikat memiliki pesawat mata-mata canggih bernama U-2, yang karena penampilannya yang khas seringkali disalahartikan sebagai Unidentified Flying Object (UFO). Pesawat yang juga dikenal dengan julukan “Dragon Lady” ini terkenal sangat sulit dikendalikan.

Menurut majalah US Air Force, kesulitan menerbangkan U-2 terletak pada sayapnya yang panjang, konstruksi yang ringan, serta sistem roda pendaratan yang tidak konvensional. Tantangan ini bahkan dihadapi oleh pilot-pilot terbaik, dan beberapa di antaranya mengalami kecelakaan saat mengoperasikan pesawat ini.

Saat terbang di ketinggian optimal, model awal U-2 harus menjaga kecepatan sangat presisi, sekitar 460 mph true airspeed. Rentang antara kecepatan yang menyebabkan kehilangan daya angkat dan kecepatan yang menimbulkan getaran akibat laju tinggi sangat sempit, hanya terpaut sekitar 7 mph.

Masalah lain pada model awal U-2 adalah mesin yang kerap mati mendadak di ketinggian tinggi, meskipun kendala ini berhasil diatasi pada model-model selanjutnya dengan penggunaan mesin yang lebih modern.

Sayap panjang U-2 memang memberikan kemampuan terbang tinggi, namun di sisi lain, sayap tersebut justru mempersulit proses pendaratan.

Dikira UFO

Bentuk pesawat yang unik dan futuristik membuat U-2 kerap dianggap sebagai UFO. Laporan CIA mencatat bahwa ketika U-2 mulai beroperasi di atas ketinggian 60.000 kaki, banyak laporan masyarakat mengenai penampakan UFO bermunculan. Bahkan, pilot pesawat komersial dan petugas pengatur lalu lintas udara juga melaporkan melihat objek tak dikenal.

Warna perak pesawat U-2 juga memantulkan cahaya matahari, sehingga dari daratan tampak seperti objek bercahaya atau berapi.

Tinggalkan komentar