Polisi berhasil menangkap seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial PAL (41) yang diduga melakukan pembunuhan dan perampokan terhadap seorang dosen bergelar profesor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku ditangkap saat berusaha melarikan diri ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim URC Resmob Polda Sulsel di wilayah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Rabu (30/9). Penangkapan ini merupakan hasil koordinasi antara Polda Sulsel dengan Polres Sukabumi.
“Kami dari Tim URC Resmob Polda Sulsel berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Sukabumi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku di wilayah Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya,” ujar Panit 2 Resmob Polda Sulsel, Ipda Muhammad Abel PM, kepada wartawan pada Jumat (2/10).
Korban, Petrus Pallangan (74), seorang profesor, ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Kampung Bakti, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, pada Jumat (25/9). Berdasarkan pengakuan awal pelaku, ia mengakui perbuatannya tersebut.
Polisi menduga korban meninggal dunia setelah dibekap menggunakan bantal hingga tidak sadarkan diri. Motif pelaku masih terus didalami oleh pihak kepolisian.
“Dari hasil interogasi awal kami terhadap terduga pelaku, terduga pelaku sudah mengakui bahwa melakukan tindak pidana tersebut dengan cara membekap korban menggunakan bantal hingga korban tidak sadarkan diri dan meninggal dunia,” kata Abel.
Selain melakukan pembunuhan, pelaku juga diduga mengambil barang berharga milik korban. “Adapun yang dicuri dari korban yaitu berupa tiga ATM dan uang dolar yang kurang lebih totalnya Rp 238 juta,” jelasnya.