Jakarta – Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Pusat melakukan penguatan peran Posyandu sebagai wadah partisipasi masyarakat. Penguatan ini bertujuan untuk mendukung pelayanan dasar pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Asistensi langsung diberikan kepada para kader Posyandu Harapan di Kelurahan Remu Selatan, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya, sebagai wujud nyata upaya penguatan tersebut.
Ketua Bidang Kesehatan TP Posyandu Pusat, Suci Ardy Daud, yang hadir mewakili Ketua Umum TP Posyandu Tri Tito Karnavian, menjelaskan bahwa penguatan peran Posyandu mengacu pada Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Kebijakan ini memperkuat posisi Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan dan mendorongnya untuk mendukung pelayanan di enam bidang SPM.
Keenam bidang SPM yang didukung Posyandu meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan bidang sosial. Suci menegaskan bahwa peran Posyandu kini tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Melalui Posyandu, kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi dan dihubungkan dengan perangkat daerah sesuai bidang dan kewenangannya,” ungkap Suci dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2026). Ia menambahkan bahwa para kader memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan warga, sehingga diharapkan mampu menggerakkan partisipasi publik, menyampaikan informasi, hingga mengenali kebutuhan spesifik setiap keluarga.
Meskipun demikian, pelaksanaan teknis setiap urusan pelayanan dasar tetap menjadi tanggung jawab penuh dari perangkat daerah terkait. Selain fokus pada 6 SPM, kegiatan ini juga memberikan perhatian besar pada upaya deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC). Kader diharapkan dapat mengedukasi warga tentang gejala TBC dan mendorong pemeriksaan segera, sekaligus membantu menekan stigma negatif terhadap penderitanya.
“Mari kita jadikan Posyandu sebagai wadah partisipasi masyarakat yang semakin kuat kelembagaannya, semakin baik tata kelolanya, dan semakin mampu menghubungkan masyarakat dengan pelayanan dasar yang dibutuhkan,” ujar Suci.
TP Posyandu Pusat turut memberikan bantuan berupa satu set alat antropometri, timbangan digital bayi beserta infantometer, dan timbangan manual bayi. Disalurkan pula 50 paket sembako umum dan 4 paket sembako khusus bagi anak penerima layanan. Acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian imunisasi simbolis dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 110 kader Posyandu ini juga dihadiri oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Ketua TP PKK Papua Barat Daya Orpa Susana Kambu, Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat, beserta jajaran terkait.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung layanan Posyandu pada enam bidang SPM serta simulasi mitigasi kebakaran rumah tangga oleh Dinas Pemadam Kebakaran setempat.