Titik Api Kembali Muncul di Kotawaringin Barat, Petugas Lakukan Pendinginan

Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilaporkan terjadi di wilayah Kotawaringin Barat pada Rabu malam. Meskipun intensitas titik api menunjukkan penurunan, tim gabungan masih terus berupaya memadamkan api dan melakukan pendinginan di sejumlah lokasi untuk mencegah api kembali membesar.

Penanganan difokuskan pada dua area utama: Jalan A Yani KM 11, di sekitar Gapura Selamat Datang, dan kawasan Riang RT 34, Kelurahan Baru. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk memastikan api tidak meluas dan membahayakan area sekitarnya.

“Kemunculan titik api di Jalan A Yani KM 11 dan kawasan Riang RT 34, Kelurahan Baru, menjadi perhatian tersendiri. Petugas bergerak melakukan penanganan agar api tidak meluas dan mengancam area di sekitarnya,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Samuel, pada Kamis (29/10/2026).

Upaya penanganan melibatkan kolaborasi berbagai pihak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Lurah Baru dan jajarannya diterjunkan ke lapangan. Dukungan juga datang dari Banser, Huma Singgah Itah, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Baru, warga setempat, dan relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) yang dikoordinasikan oleh Amat.

Samuel menekankan pentingnya sinergi ini. “Kolaborasi petugas, relawan, dan masyarakat diperlukan untuk mempercepat penanganan kebakaran, sekaligus memastikan kondisi lokasi tetap terkendali setelah api berhasil dipadamkan,” katanya.

Tahap pendinginan menjadi salah satu langkah krusial dalam penanganan karhutla, terutama di lahan gambut. Bara api yang masih tersimpan di dalam lapisan gambut atau material kering berpotensi menyala kembali jika tidak ditangani secara menyeluruh dan tuntas.

Tinggalkan komentar