Bogor – Jajaran Polres Bogor berhasil mengamankan pelaku pembacokan yang menyebabkan tewasnya seorang suporter bola berinisial ARK (16). Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Raya Jakarta, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. Pelaku, yang diidentifikasi dengan inisial MR, kini menghadapi tuntutan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan potensi hukuman mencapai 15 tahun penjara.
Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Sigit Wahyudi, menjelaskan bahwa pelaku MR tengah menjalani pendalaman keterangan oleh Satuan PPA/PPO Polres Bogor. Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, terutama mengingat korban adalah anak di bawah umur yang kehilangan nyawanya. “Kami menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius, terlebih karena melibatkan anak di bawah umur dan mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Polres Bogor berkomitmen untuk menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Sigit pada Selasa (27/10/2026).
Korban ARK ditemukan tewas tergeletak dengan luka bacok menggunakan celurit di KM 50 Jalan Raya Jakarta-Bogor pada Minggu (25/10) malam. Kejadian nahas tersebut terjadi ketika korban sedang dalam perjalanan pulang setelah menonton pertandingan sepak bola antara Garudayaksa FC melawan Persib di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa berawal ketika korban bersama rekannya melintas menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian. Pada saat yang sama, tersangka MR berada di lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit. “Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya melintas menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, tersangka berinisial MR berada di lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit,” kata Sigit Wahyudi, Senin (26/10/2026).
Sigit menambahkan bahwa tersangka MR membacok korban menggunakan celurit yang mengenai bagian punggung. Setelah melakukan aksinya, pelaku segera melarikan diri dan membuang celurit ke selokan di sekitar lokasi untuk menghilangkan jejak. “Dalam rangkaian kejadian tersebut, tersangka diduga melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan celurit, hingga mengenai bagian punggung,” ujar Sigit.
“Setelah melakukan aksinya, tersangka membuang celurit ke selokan. Korban kemudian terjatuh dan ditemukan tergeletak di tengah jalan oleh rekannya,” pungkasnya.