Syahganda Nainggolan Jabat Kepala Bakom RI, Gantikan M. Qodari

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan pergantian pucuk pimpinan di Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI. Jabatan Kepala Bakom kini diisi oleh Syahganda Nainggolan, menggantikan posisi M. Qodari.

Pelantikan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom serta Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026). Ini merupakan pergantian ketiga kalinya untuk kepala badan yang bertugas mengomunikasikan kebijakan dan program strategis pemerintah.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI merupakan transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO). Logo akun Instagram PCO telah berganti menjadi Bakom sejak September 2025. Awalnya, Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Kepala PCO. Namun, ia mengajukan mundur pada 21 April 2025, meskipun surat pengunduran dirinya sempat dikaji dan ia diminta untuk melanjutkan jabatannya.

Selanjutnya, pada 17 September 2025, Angga Raka Prabowo dilantik menjadi Kepala Bakom RI menggantikan Hasan Nasbi. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa perubahan dari PCO menjadi Bakom didasarkan pada hasil evaluasi pemerintah untuk perbaikan komunikasi yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada kementerian/lembaga, tetapi juga menyinkronkan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Pergantian kembali terjadi pada 27 April 2026, saat Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet. M. Qodari, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala KSP, bergeser menjadi Kepala Bakom. Sementara itu, Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Enam bulan kemudian, Presiden Prabowo kembali melakukan pergantian. Syahganda Nainggolan kini menjabat sebagai Kepala Bakom RI, menggantikan M. Qodari yang ditugaskan sebagai Sekretaris Wantimpres. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106/P Tahun 2026.

Menyikapi pergantian ini, Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso, menyatakan optimisme terhadap kemampuan Syahganda Nainggolan dalam memperbaiki komunikasi pemerintah. “Kita sangat optimis Bang Syahganda bisa memimpin pertarungan informasi, pertarungan framing di publik, sehingga ketidakadilan persepsi ke Pak Prabowo dan kebijakan yang selama ini terjadi bisa diluruskan,” ujar Sugiat kepada wartawan pada Jumat (2/10/2026).

Sugiat menambahkan bahwa latar belakang Syahganda sebagai aktivis dengan jaringan luas membuatnya yakin sosok tersebut siap pasang badan dalam menyampaikan informasi dan narasi kinerja pemerintahan Prabowo. Ia juga berharap Syahganda dapat membawa komunikasi pemerintah menjadi lebih baik.

Tinggalkan komentar