Survei Poltracking: Gerindra Unggul Elektabilitas, Disusul PDIP dan Golkar

JAKARTA – Partai Gerindra memuncaki daftar elektabilitas partai politik berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Poltracking Indonesia. Partai berlambang kepala garuda ini meraih angka 22,9%, menjadikannya partai terkuat saat ini.

Posisi kedua ditempati oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan elektabilitas 13,4%, disusul oleh Partai Golongan Karya (Golkar) yang berada di peringkat ketiga dengan perolehan 9,1%.

Survei nasional ini dilaksanakan pada periode 30 September hingga 7 Oktober 2026, melibatkan 1.220 responden yang telah memiliki hak pilih. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan wawancara tatap muka, serta memiliki margin of error +/-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, menjelaskan bahwa hasil survei menunjukkan elektabilitas Gerindra tertinggi, diikuti PDIP, Golkar, PKB, PKS, Demokrat, dan NasDem. Ia menambahkan bahwa partai-partai yang memiliki elektabilitas di atas 4% berpotensi besar lolos ke parlemen jika ambang batas parlemen tetap di angka tersebut.

“Ini kalau dilihat datanya NasDem, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PDIP dan Geindra berpotensi besar lolos di parlemen kalau angkanya tetap di 4% karena angka mereka ada di 4% atau lebih,” ujar Hanta Yuda.

Berikut adalah rincian lengkap elektabilitas partai politik hasil survei Poltracking:

  • Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra): 22,9%
  • Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 13,4%
  • Partai Golongan Karya (Golkar): 9,1%
  • Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 7,1%
  • Partai Keadilan Sejahtera (PKS): 5,8%
  • Partai Demokrat (PD): 5,4%
  • Partai NasDem: 3,9%
  • Partai Solidaritas Indonesia (PSI): 2,9%
  • Partai Amanat Nasional (PAN): 2,2%
  • Partai Persatuan Pembangunan (PPP): 1,6%
  • Partai Perindo: 0,5%
  • Partai Gelora: 0,3%
  • Partai Hanura: 0,2%
  • Partai Ummat: 0,1%
  • Partai Bulan Bintang (PBB): 0,1%
  • Partai Garuda: 0,1%
  • Partai Kebangkitan Nusantara (PKN): 0,1%
  • Partai Buruh: 0,1%
  • Tidak tahu / Tidak jawab: 24,2%

Tinggalkan komentar