Polisi menjelaskan modus operandi sindikat pencurian yang beraksi di sebuah mal kawasan Hegarmukti, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, yang menargetkan warga negara China. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban untuk mengambil tas.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para terduga pelaku diduga menggunakan modus yang dikenal sebagai geser tas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra, Minggu (4/10/2026). “Yakni mengambil tas atau barang milik pengunjung yang diletakkan di atas meja maupun kursi ketika perhatian pemilik barang teralihkan,” lanjutnya.
Keempat orang yang ditangkap dalam pengungkapan kasus ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik menerapkan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Sebelumnya, Polres Metro Bekasi bersama Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengungkap pencurian dengan modus menggeser tas milik seorang warga negara Cina di sebuah mal di Bekasi. Empat orang diamankan dalam operasi gabungan ini.
“Dalam pengungkapan tersebut, Unit III Jatanras Satreskrim Polres Metro Bekasi berkolaborasi dengan Unit II Satresmob Bareskrim Polri mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian terhadap seorang korban warga negara Cina,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra.
Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat mengenai pencurian yang terjadi pada 26 September 2026 lalu, yang videonya sempat beredar di media sosial.
“Tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan dengan mendatangi tempat kejadian perkara, mengumpulkan bahan keterangan, memeriksa rekaman CCTV serta mengidentifikasi ciri-ciri orang dan kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut,” ucapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mencurigai para pelaku berada di wilayah Purwakarta. Tim kemudian melakukan pengejaran ke Rest Area Km 88B.
“Pada Kamis, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, petugas menemukan sejumlah orang dengan ciri-ciri yang sesuai dengan hasil penyelidikan. Empat orang kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” tuturnya.