Sumedang – Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, saat para siswa menampilkan kebolehannya di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Tampil percaya diri, mereka membawakan lagu paduan suara dan membacakan puisi dengan penuh penghayatan, disaksikan langsung oleh orang tua dan pejabat.
Salah satu momen paling menyentuh adalah penampilan Ai Rahayu yang membacakan puisi ‘Kami Akan Menembus Cadas Kehidupan’. Aksinya tak hanya memukau, tetapi juga menginspirasi para orang tua yang hadir hingga meneteskan air mata. Ai Rahayu menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat telah membuka pandangannya bahwa nasib keluarga tidak harus terhenti pada kemiskinan.
Selain puisi, para siswa juga memamerkan beragam bakat lain, mulai dari yel-yel, baris variasi, hadrah, atraksi karate, tari tradisional, hingga pidato. Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, dalam dialognya dengan orang tua dan siswa, mengapresiasi perubahan positif yang ditunjukkan oleh para peserta didik.
“Dulu setahun yang lalu ketika mereka masuk pertama kali di Sekolah Rakyat, mereka adalah siswa kurang percaya diri, tidak berani tampil di depan publik, di depan masyarakat, di depan audiens, kurang percaya diri,” ujar Gus Ipul. Kini, ia melihat anak-anak tersebut telah tumbuh berkembang dengan baik dari sisi kesehatan, kemampuan akademik, maupun kedisiplinan.
Gus Ipul juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang atas dukungannya dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Ia mengapresiasi inisiatif Pemkab Sumedang yang telah merintis dan membangun gedung Sekolah Rakyat permanen.
“Saya berterima kasih kepada Pak Bupati karena kita memulai operasional sekolah rakyat (Sumedang) sejak tahun kemarin, dimulai dengan sekolah rakyat rintisan dan yang kedua dilanjutkan dengan sekarang sudah menggunakan gedung permanen,” tuturnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, demi kesuksesan program Sekolah Rakyat. Ia juga memohon dukungan Bupati Sumedang untuk melengkapi kebutuhan yang masih ada, seperti kecukupan guru dan tenaga kependidikan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Ia meyakini bahwa Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi penerus bangsa yang terbaik.
“Sekolah rakyat yang betul-betul menjadi wahana, tempat bagi warga Sumedang, tidak boleh seorang pun yang tertinggal. Setiap orang berhak untuk sukses, setiap orang berhak punya mimpi, setiap orang berhak untuk mewujudkan mimpinya, dan sekolah rakyat adalah salah satu yang akan menghadirkan,” kata Dony.
Saat ini, Sekolah Rakyat Kabupaten Sumedang menaungi 476 siswa yang terdiri dari 113 siswa SD, 196 siswa SMP, dan 167 siswa SMA. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, serta jajaran pejabat Kemensos dan Forkopimda Kabupaten Sumedang.