Said Abdullah Berbagi Kasih di Malang: Sembako, Santunan, dan Pembangunan TPQ

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, memimpin langsung kegiatan bakti sosial yang digelar di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen. Acara ini mengusung tema “Pertalian Cinta DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bersama Masyarakat Kabupaten Malang”.

Kegiatan tersebut mencakup tiga agenda utama. Pertama, pembagian 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi kaum Marhaen. Kedua, pemberian santunan kepada anak yatim. Ketiga, peletakan batu pertama pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Gedung Serba Guna yang akan dinamai Dr. (H.C.) Hj. Puan Maharani.

Acara ini juga dimanfaatkan untuk konsolidasi internal partai yang dihadiri oleh seluruh pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Malang. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian partai terhadap masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Bagi kami, bakti sosial bukan sekadar membagikan bantuan. Ini adalah ikhtiar untuk merawat kebersamaan dan memastikan bahwa semangat gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat. Kaum Marhaen dan anak-anak yatim menjadi bagian penting dari perhatian kami,” ujar Didik Gatot Subroto dalam keterangan tertulisnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, menambahkan bahwa tema “Pertalian Cinta” memiliki makna yang mendalam, melampaui sekadar kegiatan sosial. Menurutnya, pertalian cinta adalah ikatan batin yang tumbuh dari ketulusan, yang diwujudkan melalui kepedulian dan dibuktikan dengan pengabdian kepada sesama, sesuai dengan penekanan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Pertalian Cinta adalah tentang bagaimana perjuangan menemukan wajah kemanusiaannya. Saya melihat nilai itu tercermin dalam karakter kepemimpinan Buya Said Abdullah yang konsisten berbuat dengan tulus dan penuh perhatian kepada sesama. Bagi kami, cinta bukan sekadar kata, melainkan kesediaan untuk hadir, peduli, dan berbagi,” jelas Abdul Qodir, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang.

Ia melanjutkan, nilai-nilai tersebut selaras dengan ideologi PDI Perjuangan yang menempatkan keberpihakan kepada ‘wong cilik’ sebagai elemen krusial dalam perjuangan politik. “Ideologi tidak cukup hanya diucapkan di mimbar, tetapi harus hidup dalam tindakan. Ketika kaum Marhaen diperhatikan, anak yatim disantuni, dan sarana pendidikan dibangun, di situlah nilai perjuangan diterjemahkan menjadi pengabdian nyata,” tegasnya.

Peletakan batu pertama pembangunan TPQ dan Gedung Serba Guna Dr. (H.C.) Hj. Puan Maharani secara simbolis dilakukan oleh Said Abdullah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dan menyelaraskan langkah organisasi di tingkat Kabupaten Malang melalui konsolidasi internal.

Tinggalkan komentar