JAKARTA – Aktivitas galian proyek trotoar di beberapa titik di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat, menimbulkan dampak bagi warga sekitar. Sejumlah warga berharap pengerjaan proyek tersebut dapat segera diselesaikan demi mengurangi gangguan aktivitas.
Pantauan pada Minggu (4/10/2026) sore, galian terlihat di beberapa lokasi strategis, termasuk di Jalan Rawa Belong dekat pertigaan Jalan Palmerah Barat, pertigaan Jalan Rawa Belong-Kemanggisan, serta di Jalan Palmerah Barat. Alat berat dan para pekerja tampak beraktivitas di lokasi.
Papan pengumuman di sekitar area proyek menginformasikan adanya pekerjaan galian dan trotoar, serta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. “Mohon maaf perjalanan Anda terganggu, sedang ada pekerjaan galian,” demikian salah satu tulisan pada papan tersebut. Pengumuman lain mengingatkan pengendara untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan karena adanya pekerjaan trotoar.
Kondisi ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Kendaraan mengular hingga sekitar 300 meter sebelum pertigaan Jalan Rawa Belong-Jalan Palmerah Barat, terutama pada jam-jam sibuk. Situasi ini dikeluhkan oleh warga.
Abe (35), salah seorang warga Rawa Belong, menyatakan dukungannya terhadap proyek tersebut asalkan pengerjaannya cepat selesai. “Ya kalau emang nantinya jadi bagus ya saya dukung. Apalagi kalau misal trotoarnya jadi lebih enak kalau dipakai jalan. Cuman kalau bisa ini proyeknya bisa cepat bereslah. Iya biar bisa macet berkurang sama trotoarnya bisa dipakai jalan,” ujarnya.
Abe menambahkan bahwa kemacetan semakin sering terjadi akibat proyek ini. Selain itu, debu dari pekerjaan galian juga dirasakan mengganggu warga. “Jadinya lebih macet, apalagi jam sibuk. Lihat juga kan ini hari Minggu aja macet, apalagi kalau hari kerja. Ya paling kalau selain macet paling debu ya, Bang,” keluhnya.
Senada dengan Abe, Iman (46), warga lainnya, juga berharap proyek galian segera tuntas. Ia mendukung pembangunan trotoar dan selokan yang lebih baik, namun prioritasnya adalah penyelesaian proyek yang cepat. “Ya semoga cepat beres dulu ya, Bang. Kalau trotoar atau selokannya emang jadi bagus ya alhamdulillah. Tapi yang penting cepat beres dulu,” tuturnya.