TANGERANG SELATAN – Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan seorang pria tertidur di selokan kawasan Pasar Serpong, Tangerang Selatan, Banten, memicu perhatian publik. Narasi dalam video tersebut menyebutkan pria itu telah tidur di sana selama satu bulan. Namun, Dinas Sosial (Dinsos) Tangerang Selatan mengklarifikasi bahwa pria tersebut tidak tidur selama sebulan di lokasi tersebut.
Pria yang dalam narasi diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) itu diketahui bernama Faisal, berusia 24 tahun, dan berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Menurut Dinsos Tangsel, Faisal tiba di Tangerang Selatan pada pertengahan Oktober bersama beberapa temannya. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya ke Tangerang Selatan terjadi pada 12 Oktober 2026, setelah menumpang truk bersama teman-temannya.
Pernyataan ini sekaligus membantah narasi yang beredar mengenai durasi tidurnya di selokan. Dinsos Tangsel menyatakan bahwa Faisal dievakuasi oleh pihak kepolisian dan dinsos pada 13 Oktober, sehari setelah kedatangannya. Proses penjemputan oleh keluarga pun segera dilakukan.
Melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Banten dan Dinas Sosial Cirebon, penelusuran keluarga Faisal membuahkan hasil. Pada Sabtu, 17 Oktober, Faisal telah dijemput oleh pihak keluarganya dan dibawa ke Pemalang, tempat keluarga dari pihak ayahnya tinggal.
Dalam video yang beredar, Faisal terlihat tertidur di atas saluran air. Kondisi tubuhnya tampak kotor dan basah akibat limpahan air limbah. Petugas kepolisian yang berada di lokasi saat itu berupaya membangunkannya dan memintanya untuk makan.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Yuni, membenarkan bahwa polisi telah mendatangi lokasi dan mengevakuasi Faisal ke Dinsos. Berdasarkan keterangan awal, pria tersebut diduga mengalami gangguan jiwa. “Sudah dievakuasi ke dinsos. Diduga ODGJ,” ujar Iptu Yuni.
Faisal pertama kali ditemukan oleh petugas Bhabinkamtibmas Serpong pada Senin, 11 Oktober. Saat ditemukan, petugas sempat mengira pria tersebut sudah meninggal dunia, namun ternyata masih hidup.
Informasi dari warga sekitar menyebutkan bahwa Faisal sudah beberapa kali diusir karena tidur di area selokan tersebut. Namun, ia selalu kembali ke lokasi yang sama. Sebelumnya, warga sempat membangunkannya dan membuatnya pergi dari tempat itu.