Pria Asal Makassar Tewas Dibacok di Yahukimo, Diduga Pelaku KKB

Seorang pria berinisial A (46) asal Makassar, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban tewas setelah dibacok saat sedang menurunkan muatan sembako di sebuah ruko.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa korban meninggal dunia akibat luka bacok menggunakan senjata tajam jenis sangkur. “Warga berinisial A meninggal dunia dibacok menggunakan sajam jenis sangkur. (Korban) dari Makassar,” ujar Kombes Yusuf Sutejo.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kompleks Ruko Blok B, Distrik Dekai, Yahukimo, pada Minggu (11/10) sekitar pukul 18.15 WIT. Menurut keterangan Kombes Yusuf Sutejo, sebelum kejadian, korban A sedang membantu menurunkan muatan sembako dari sebuah truk bersama seorang saksi.

Setelah proses penurunan barang selesai, saksi tersebut masuk ke dalam ruko untuk merapikan barang-barang yang telah diturunkan. Namun, saat saksi keluar dari dalam ruko, korban A sudah dalam kondisi tergeletak. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian menduga adanya keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam kasus tewasnya korban. “Terdapat dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka dalam rangkaian aksi kekerasan tersebut. Dugaan ini masih didalami,” tambah Kombes Yusuf Sutejo. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Tinggalkan komentar