JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengisyaratkan adanya peluang bagi anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan beasiswa melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Jakarta. Beasiswa ini nantinya diharapkan dapat memfasilitasi mereka untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang internasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Special Kids Expo (SPEKIX) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada Sabtu (10/10/2026). Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.
“Jakarta mulai tahun depan ada yang namanya LPDP untuk Jakarta. Jumlahnya antara 50 sampai 75,” kata Pramono. Ia secara spesifik membuka kesempatan bagi anak penyandang disabilitas untuk memanfaatkan program beasiswa tersebut, termasuk bagi yang memiliki aspirasi untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
“Saya ingin di antara anak ini kalau kemudian ada LPDP untuk anak berkebutuhan khusus mau sekolah kuliah di luar negeri, dengan senang hati Mbak Doti, kami akan memberikan fasilitas itu,” ujarnya. Selain program beasiswa, Pemprov DKI juga terus berupaya menyediakan berbagai fasilitas pendidikan lainnya bagi anak penyandang disabilitas. Saat ini, tercatat ada 88 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jakarta, terdiri dari 13 SLB negeri dan 75 SLB swasta.
Dukungan pendidikan bagi keluarga kurang mampu juga diwujudkan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP), sementara bagi mahasiswa tersedia Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Pramono menekankan bahwa dukungan terhadap anak penyandang disabilitas tidak hanya sebatas penyediaan fasilitas, tetapi juga mencakup pemberian kepercayaan dan ruang yang lebih luas bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri.
“Yang paling penting bagi saya adalah kita harus memberikan ruang. Selain kasih sayang diberikan, adalah memberikan kepercayaan kepada anak-anak ini,” tuturnya. Ia berharap berbagai fasilitas dan program yang telah disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta dapat membantu anak-anak penyandang disabilitas meraih kesempatan yang lebih baik di bidang pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.